Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabupaten Bogor Tidak Tiru Jakarta PSBB Total

Dia mengatakan bahwa Pemkab Bogor harus cepat mengambil langkah setelah perpanjangan PSBB pra-AKB di wilayahnya berakhir terhitung hari ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 September 2020  |  11:14 WIB
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan. - Antara
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan. - Antara

Bisnis.com, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak meniru DKI Jakarta menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total, tetapi tetap memperpanjang pemberlakuan PSBB praadaptasi kebiasaan baru (pra-AKB) hingga 29 September 2020.

"Ya, (masih) yang kemarin yang pra-AKB," ungkap Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat ditemui di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (10/9/2020).

Dia mengatakan bahwa Pemkab Bogor harus cepat mengambil langkah setelah perpanjangan PSBB pra-AKB di wilayahnya berakhir terhitung hari ini. Pasalnya, PSBB total DKI Jakarta baru akan diterapkan pada tanggal 14 September 2020.

Maka, menurut Iwan, tak menutup kemungkinan Kabupaten Bogor akan memperketat kembali sejumlah aturan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bogor mendatang setelah melihat isi dari Peraturan Gubernur (Pergub) DKI sebagai payung hukum PSBB total.

"PSBB yang akan diterapkan tidak akan berbeda jauh dengan yang kemarin, karena ini tidak bareng. DKI 'kan (berlakukan) Senin, daerah ini (berakhir) hari ini. Kalau hari ini, kami ikuti mereka tidak ada bocorannya," kata politikus Partai Gerindra itu.

Menurut dia, hingga kini aturan PSBB pra-AKB kali ini masih berpedoman pada Perbup No. 52 Tahun 2020 sebagai perubahan atas Perbup No. 42/2020.

"Saya harap hari ini ada info teknis pasal di (Pergub) DKI-nya itu, atau diberikan hari ini melalui bagian hukum. Baru perbup ada revisi. Kami mengikuti menyesuaikan (aturan) yang dibuat di Jakarta," kata Iwan.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta kabupaten bogor Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top