Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kapasitas Masjid Hanya Boleh 50 Persen Selama PSBB DKI Jakarta

Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tempat ibadah di beberapa lokasi dan zona merah tidak diizinkan sama sekali terbuka.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 13 September 2020  |  16:10 WIB
Ilustrasi - Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (13/3 - 2020).
Ilustrasi - Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (13/3 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penjelasan terkait pemanfaatan rumah ibadah, khususnya masjid pada masa  pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang lebih ketat dalam 2 pekan ke depan.

Tempat ibadah di lingkungan pemukiman, jelasnya, bisa digunakan maksimal 50 persen. Namun, tempat ibadah di beberapa lokasi dan zona merah tidak diizinkan sama sekali terbuka.

"Misalnya masjid raya harus ditutup dulu," tegas Anies Baswedan dalam konferensi pers penerapan PSBB di Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta secara resmi mengumumkan pemberlakuan  di tengah peningkatan angka penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 di Ibu Kota.

"Kita memasuki fase pembatasan yang berbeda dibandingkan masa transisi kemarin. Fase ini selama dua pekan," tegas Anies Baswedan.

Pada periode ini, jelas Anies, sekolah masih akan tetap ditutup. Selain itu, semua tempat hiburan akan ditutup termasu taman kotan dan fasilitas umum yang memungkinkan kerumunan orang.

"Olah raga dilakukan secara mandiri, resepsi pernikan conference semua dibatasi, khusus untuk pemberkatan pernikan dilakuan di KUA atau pencatatan sipil," jelas dia.

Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian khusus pada sektor perkantoran lantaran terjadi peningkatan penularan Covid-19 di kawasan tersebut. Bahkan, kata Anies, fokus PSBB ketat ini adalah klaster perkantoran.

Di samping itu, Anies menjelaskan beberapa tempat yang bisa beroperasi dengan kondisi tertentu yakni restoran dan kafe dengan hanya menyediakan layanan pesan antar. "Tidak diizinkan menerima pengunjung, beroperasi hanya untuk pesan antar," kat Anies.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Virus Corona covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top