Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dituding Biarkan FPI Langgar Prokes, Anies: Kurang dari 24 Jam Kita Tindak!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, pihaknya tidak menerapkan standar ganda dalam penegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 16 November 2020  |  15:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Amad Riza Patria memberi penjelasan perihal diberlakukannya kembali PSBB seperti awal pandemi Covid-19, Rabu (9/9/2020). JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Amad Riza Patria memberi penjelasan perihal diberlakukannya kembali PSBB seperti awal pandemi Covid-19, Rabu (9/9/2020). JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menindak pihak Front Pembela Islam (FPI) terkait pelanggaran protokol kesehatan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Pernyataan itu disampaikan Anies untuk menampik tudingan masyarakat yang menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pembiaran terhadap pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Front Pembela Islama (FPI) saat mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (14/11/2020).

“Ketika terjadi pelanggaran atas protokol kesehatan, maka pelanggar itu ditindak sesegera mungkin. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Pemprov DKI Jakarta menegakkan aturan. Artinya yang melanggar ya harus ditindak. Itulah yang kita lakukan,” kata Anies kepada awak media pada Senin (16/11/2020).

Menurut Anies, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersikap tegas jika ditemukan pelanggar protokol kesehatan di tengah masyarakat. Di sisi lain, dia menegaskan, pihaknya tidak menerapkan standar ganda dalam penegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Kita bisa saksikan di berbagai tempat, ada aktivitas-aktivitas kerumunan, apakah kemudian dilakukan tindakan? Jakarta memilih untuk melakukan tindakan. Jadi yang dikerjakan adalah sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada,” ujarnya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI memberi sanksi administrasi kepada pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebesar Rp50 juta.

Sanksi itu diberikan terkait pelanggaran protokol kesehatan dalam acara akad nikah putri Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Sabtu (14/11/2020) malam di kawasan Petamburan 3, Jakarta Pusat.

Sanksi itu tertuang dalam surat resmi Satpol PP bernomor 2250/-1.75 yang ditujukan kepada Rizieq Shihab selaku penyelenggara pernikahan dan FPI sebagai panitia penyelenggara acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan fpi habib rizieq Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top