Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Covid-19 DKI Jakarta dalam Angka, Begini Datanya

Pada Rabu (30/12) pasien terpapar virus Corona bertambah 2.053 orang. Total positif Covid-19 meningkat dari 179.660 menjadi 181.713 kasus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  22:17 WIB
Ilustrasi - Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi Covid-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). - Antara
Ilustrasi - Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi Covid-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Meski mencatatkan penambahan kasus harian di atas 2.000, kasus positif Covid DKI pada Rabu (30/12/2020) lebih rendah dari tiga hari lainnya.

Tiga hari lainnya, yang tercatat sebagai puncak kasus kumulatif harian adalah Selasa (29/12), Sabtu (26/12), dan Jumat (25/12).

Pada Selasa (29/12) penambahan kasus positif tercatat sebanyak 2.056, pada Sabtu (26/12) 2.058 kasus, serta pada Jumat (25/12) sebanyak 2.096 kasus.

Pertambahan pada Jumat (25/12/2020) tercatat sebagai kumulatif tertinggi harian selama pandemi.

Pada Rabu (30/12) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat pasien terpapar virus Corona bertambah 2.053 orang. Dengan begitu, jumlah total positif Covid-19 meningkat dari 179.660 kasus menjadi 181.713.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, menunjukkan penambahan 2.053 kasus ini merupakan hasil dari pemeriksaan gabungan antara pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Selasa dan hari sebelumnya.

Pada Selasa tercatat sebanyak 1.965 kasus positif dan 88 kasus lainnya merupakan hasil pemeriksaan di satu laboratorium RS swasta pada 25 - 28 Desember 2020 yang baru dilaporkan.

Tes PCR 29 Desember 2020 dilakukan tes pada 16.626 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, 12.951 orang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.965 positif dan 10.986 negatif.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 2.053 kasus ini, lebih tinggi dibanding penambahan pada Senin (28/12) sebanyak 1.678 kasus, pada Minggu sebanyak 1.997 kasus, pada Kamis (24/12) sebanyak 1.933 kasus, dan Rabu (23/12) sebanyak 1.954 kasus.

Namun, jumlah pertambahan 2.053 kasus ini, hanya menempati urutan keempat secara kumulatif harian di bawah penambahan pada Selasa (29/12) sebanyak 2.056 kasus, pada Sabtu (26/12) sebanyak 2.058 kasus, serta pada Jumat (25/12) sebanyak 2.096 kasus.

Di sisi lain, jumlah pertambahan 2.053 pada hari ini masih mengalahkan tiga pertambahan di atasnya, bahkan pertambahan pada Jumat (25/12) sebanyak 2.096 kasus dalam kategori pertambahan kasus berdasarkan tes satu harian.

Penambahan sebanyak 2.096 kasus itu merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Kamis (24/12) sebanyak 1.594 kasus positif dan 502 kasus hasil tes dari dua laboratorium swasta, sembilan hari terakhir yang baru dilaporkan.

Jumlah pasien sembuh dari paparan Covid-19 di Jakarta pada Rabu bertambah 1.574 orang. Total pasien sembuh menjadi 162.911 orang, naik dari jumlah sebelumnya 161.337 orang.

Total pasien sembuh pada Rabu mencapai 89,7 persen dari jumlah kasus positif sebanyak 181.713 kasus.

Pada hari sebelumnya perbandingan kasus sembuh terhadap kasus positif mencapai 89,8 persen. 

Sementara itu, dari total 181.713 kasus positif, sebanyak 15.536 orang (naik 459 dari sebelumnya 15.077 orang) merupakan kasus aktif yang masih dirawat/diisolasi.

Kemudian 3.266 orang (bertambah 20 dibanding sebelumnya 3.246 orang) meninggal dunia, atau senilai 1,8 persen (sama seperti sebelumnya) dari total kasus positif.

Dari jumlah tes di atas, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau positivity rate Covid-19 selama sepekan terakhir di Jakarta hingga Rabu  tercatat di angka 11,9 persen (turun dari sebelumnya 12,1 persen).

WHO mensyaratkat dalam sepekan positivity rate di satu kawasan tidak lebih dari lima persen untuk bisa dikategorikan sebagai kawasan aman.

Adapun, persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi pada Maret 2020 hingga Rabu ini berada di angka 8,7 persen (sama seperti sebelumnya).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Virus Corona Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top