Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tuntut Pemenuhan Hak, Pekerja TransJakarta di-PHK Lewat WA

PT. Transjakarta telah melakukan PHK melalui telepon dan pesan singkat WhatsApp akibat persoalan tuntutan pemenuhan hak karyawan.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 10 Februari 2021  |  18:44 WIB
Transjakarta - Ilustrasi
Transjakarta - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA  -- PT. Transjakarta telah melakukan PHK melalui telepon dan pesan singkat WhatsApp akibat persoalan tuntutan pemenuhan hak karyawan yang tidak terbayarkan terkait upah lembur di hari nasional sepanjang tahun 2015 hingga 2016.

Hal itu disampaikan Juru bicara Serikat Pekerja Transjakarta Muslihan Aulia saat menceritakan kronologi PHK terhadap sejumlah rekan kerjanya.

“Ada surat PHK kepada kami dan malamnya ada telepon bahwa ada amanat dari perusahaan yaitu surat PHK. Setelah kami lihat itu dibuatnya dengan terburu-buru karena tidak ada kop suratnya, padahal itu merupakan identitas dari sebuah perusahaan,” kata Muslihan dalam rapat mediasi yang diadakan oleh Komisi B DPRD DKI Jakarta pada Rabu (10/2/2021).

Rapat mediasi itu juga dihadiri oleh Direktur Utama PT. Transjakarta Sardjono Jhony dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah. 

Muslihan menuturkan pihaknya telah berupaya agar tuntutan pemenuhan hak karyawan berupa upah lembur di hari nasional 2015-2016 dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Mengingat, pihaknya telah mengantongi Surat Keputusan dan anjuran yang dikeluarkan Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur. Dimana, persoalan tersebut sudah diketahui dan dikeluarkan nota yang ditandatangani Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

“Karena dari penetapan yang dikeluarkan suku dinas tenaga kerja dan anjuran tertulis Kepala dinas tenaga kerja Jakarta Timur ini tidak dijalankan oleh PT. Transportasi Jakarta. Dimana dalam salah satu poin mengatakan bila salah satu pihak menolak isi dari anjuran ini, maka pihak yang menolak yang mengharuskan ke Pengadilan Hubungan Industrial,” tuturnya. 

Di sisi lain, Direktur Utama PT. Transjakarta Sardjono Jhony menegaskan  pihaknya akan segera bermediasi kembali dengan sejumlah pihak Serikat Pekerja Transjakarta yang merasa haknya belum terpenuhi.

“Sementara ini kami akan ikut masukan Komisi B dengan keputusan hari ini, dan kami diskusikan dengan pak Kadis Tenaga Kerja (Andri Yansyah). Karena dari awal kami selalu terbuka untuk (negosiasi) itu,” kata Jhony.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transjakarta Anies Baswedan phk
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top