Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov DKI Klaim Banjir Jakarta 20 Februari 2021 Paling Sedikit Sejak 2002

Sebanyak 113 rukun warga (RW) tergenang banjir pada Sabtu (20/2/2021).
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 20 Februari 2021  |  20:15 WIB
Warga melihat debit air yang deras, di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021). Tingginya intensitas curah hujan di kawasan Puncak, Bogor menyebabkan tinggi permukaan air di Bendung Katulampa mengalami kenaikan mencapai 100 cm atau siaga tiga sehingga warga yang berada di bantaran sungai Ciliwung, Jakarta harus mewaspadai terjadinya banjir. - Antara
Warga melihat debit air yang deras, di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021). Tingginya intensitas curah hujan di kawasan Puncak, Bogor menyebabkan tinggi permukaan air di Bendung Katulampa mengalami kenaikan mencapai 100 cm atau siaga tiga sehingga warga yang berada di bantaran sungai Ciliwung, Jakarta harus mewaspadai terjadinya banjir. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah RW dan luas tergenang banjir di Provinsi DKI Jakarta pada Sabtu (20/2/2021), merupakan yang terkecil atau paling sedikit sejak 2002.

Dalam akun Instagram  Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta, Sabtu (20/2/2021), tercatat sebanyak 113 rukun warga (RW) tergenang banjir pada Sabtu (20/2/2021).

Luas area yang tergenang seluas 4 km per segi. Adapun curah hujan yang terjadi 226 mm/ hari.

Sementara, pada 1 Januari 2020, masih dalam akun yang sama, terdapat 390 RW yang tergenang, dan 156 km2 luas area yang tergenang.

Kemudian, pihak Pemprov DKI menyebut pada 11 Februari 2015, ada 702 RW tergenang dan 281 km2 area tergenang.

Dua tahun sebelumnya, tepatnya pada 17 Januari 2013, ada 599 RW tergenang air. Adapun luas area yang tergenang mencapai 240 km2.

Pada 2 Februari 2007, tercatat 955 RW tergenang dan 455 km2 area yang tergenang. Adapun pada 2 Februari 2002, 353 RW yang tergenang dan luas area yang tergenang mencapai 168 km2.

Begitu juga dengan jumlah pengungsi. Masih dalam data yang diunggah akun @dkijakarta, jumlah pengungsi pada banjir 20 Februari 2021 adalah yang terkecil, yakni 3.311 pengungsi jika dibandingkan dengan kejadian-kejadian sebelumnya.

Tempat-tempat yang mengalami banjir pada hari ini, Sabtu (20/2/2021) seperti Jl. Kapten Tendean, Jakarta Selatan, dan Jl. DI Panjaitan, Jakarta Timur. Akibat banjir yang terjadi, sejumlah kendaraan tidak bisa melintas.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pemprov terus mengupayakan penanggulan dampak cuaca ekstrem, terutama untuk menjamin semua warga selamat.

"Nomor satu memastikan seluruh masyarakat itu aman. Prioritas pertama dan terutama adalah memastikan warga selamat, jangan sampai ada korban jiwa," jelasnya saat dia beserta jajarannya meninjau Pintu Air Manggarai Jakarta Pusat, Sabtu (20/2/2021).

Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya telah menyiapkan tempat-tempat pengungsian di Ibu Kota. 

Dia juga mengungkapkan hujan lebat dengan intensitas di atas 100 mm per hari terjadi di DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, lanjutnya, kapasitas drainase di Ibu Kota hanya mampu mengantisipasi hujan dengan kisaran 50 mm-100 mm.

"Bila terjadai hujan di atas 100 mm per hari, maka pasti terjadi genangan karena memang kapasitasnya terbatas sampai 100 mm," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top