Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov DKI Kembalikan Mantan Kepala Bapenda ke Kemenkeu

Sebelum diberhentikan, Tsani sempat mengadakan FGD tentang Transformasi Digital Pendapatan Daerah PKB dan BBNKB DKI.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  16:05 WIB
Tsani Annafari (kedua kiri) saat baru dilantik sebagai penasihat KPK tahun 2017, berbicang dengan Ketua KPK saat itu Agus Rahardjo (kedua kanan) serta anggota Dewan Penasehat KPK Sarwono Sutikno (kiri) dan Budi Santoso (kanan), usai pelantikan anggota dewan penasehat KPK, di Jakarta, Kamis (6/7/2017). - Antara/Rosa Panggabean
Tsani Annafari (kedua kiri) saat baru dilantik sebagai penasihat KPK tahun 2017, berbicang dengan Ketua KPK saat itu Agus Rahardjo (kedua kanan) serta anggota Dewan Penasehat KPK Sarwono Sutikno (kiri) dan Budi Santoso (kanan), usai pelantikan anggota dewan penasehat KPK, di Jakarta, Kamis (6/7/2017). - Antara/Rosa Panggabean

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya mengembalikan Mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta Mohammad Tsani Annafari ke Kementerian Keuangan.

Hal itu diungkapkan Ariza menyusul pemberhentian Tsani dari jabatannya sebagai Kepala Bapenda DKI Jakarta.

Sebelum diberhentikan, Tsani sempat mengadakan forum group discussion atau FGD tentang Transformasi Digital Pendapatan Daerah PKB dan BBNKB Provinsi DKI Jakarta 2021.

“Sejauh yang saya tahu dia dari Kementerian Keuangan dan akan kembali ke tempat asal,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Ariza menambahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah memproses penunjukkan pelaksana tugas atau Plt. Kepala Bapenda DKI.

“Untuk penunjukkan Plt. masih diproses,” kata dia.

Sebelumnya, Tsani bercerita dirinya diminta mundur dari jabatan kepala Bapenda setelah mengadakan FGD tentang Transformasi Digital Pendapatan Daerah PKB dan BBNKB Provinsi DKI Jakarta 2021 pada Rabu (24/2/2021).

Cerita itu disampaikan Tsani kepada Bisnis terkait spekulasi tentang pengunduran dirinya dari posisi orang nomor satu dalam urusan pendapatan daerah Ibu Kota.

“Saya bikin FGD ngomongin samsat, kalau samsat tidak diperbaiki gimana? Lalu ada kuping yang panas komplain ke Pak Gubernur, masak saya langsung diberhentikan?” kata Tsani melalui sambungan telepon, Jumat (26/2/2021).

Adapun, forum group discussion itu dihadiri Ketua KPK RI periode 2016-2020 Agus Rahardjo selaku penasihat Kapolri, serta Komjen (Purn) Oegroseno mantan Wakapolri selaku Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

“Apakah saya bisa ngatur Pak Agus enggak ngomong keras begitu? Terus kalau tidak ngomong itu kapan benerinnya, masak kita rela tiap tahun kita ngeluarin duit Rp9,8 miliar buat nyetak kertas yang kemudian jadi komiditi saja,” kata Tsani.

Sebelum mengurusi pajak DKI Jakarta, Tsani sempat menjadi penasihat Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK). Tsani mundur dari jabatannya di lembaga antirasuah itu sejak Desember 2019.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK dki jakarta kemenkeu Ahmad Riza Patria
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top