Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak Aturan Berbuka Puasa di MRT Jakarta selama Ramadan

Pelanggan hanya diperolehkan membatalkan puasa dengan air putih dan buah kurma serta maksimum 10 menit setelah setelah azan magrib.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 13 April 2021  |  18:08 WIB
Penumpang berada di dalam MRT Jakarta, di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pasca diterbitkannya Permenkes tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, moda transportasi MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta mulai dilakukan pembatasan armada dan jam operasional. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Penumpang berada di dalam MRT Jakarta, di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pasca diterbitkannya Permenkes tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, moda transportasi MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta mulai dilakukan pembatasan armada dan jam operasional. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan kebijakan khusus selama bulan Ramadan, terutama saat berbuka puasa.

Pelaksana Tugas Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo menuturkan, pelanggan MRT Jakarta diperbolehkan untuk membatalkan puasa saat berada di dalam ratangga maupun area berbayar.

“Seperti peron atau beranda peron atau paid concourse saat waktu berbuka telah tiba, dan melanjutkan kegiatan membatalkan puasa di area beranda peron tidak berbayar,” kata Pratomo melalui keterangan resmi, Selasa (13/4/2021).

Kendati demikian, Pratomo menerangkan, pelanggan hanya diperolehkan membatalkan puasa dengan air putih dan buah kurma serta maksimum 10 menit setelah setelah azan magrib.

Amanat itu dimaksudkan ketika pelanggan masih berada dalam ratangga atau area berbayar.

“Pengguna jasa tidak diperbolehkan untuk membatalkan puasa dengan minuman selain air putih seperti teh, kopi, sirup, soda dan kudapan selain buah kurma,” kata dia.

Selain itu, masker dapat dibuka sementara saat berbuka dan digunakan kembali setelah membatalkan puasa selesai.

“Selama membuka masker, pengguna jasa tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan tidak berbicara baik satu maupun dua arah,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt Ramadan
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top