Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sejarah Laboratorium Oseanologi Terbesar se-Asia Tenggara di Kampung Akuarium

Lokasi tersebut merupakan tempat pengembangan ilmu alam yang menjadi cikal bakal pembelajaran oseanografi di Tanah Air.
Pembangunan Tahap 1 Kampung Susun Akuarium akhirnya tuntas. Dua blok bangunan 5 lantai, yang terdiri dari 107 unit hunian, telah berdiri kokoh dan dapat mulai dihuni oleh warga Kampung Akuarium./Instagram @aniesbaswedan
Pembangunan Tahap 1 Kampung Susun Akuarium akhirnya tuntas. Dua blok bangunan 5 lantai, yang terdiri dari 107 unit hunian, telah berdiri kokoh dan dapat mulai dihuni oleh warga Kampung Akuarium./Instagram @aniesbaswedan

Bisnis.com, JAKARTA - DKI Jakarta merupakan wilayah dengan cukup banyak situs sejarah penting. Beberapa di antaranya masih berdiri dan berfungsi hingga sekarang. Salah satunya adalah situs Kampung Akuarium di Jakarta Utara.

Menurut Kepala Seksi Perencanaan Permukiman DPRKP Provinsi DKI Jakarta Sapta Satria Putra, gedung akuarium di lokasi tersebut merupakan yang terbesar di kawasan Asia Tenggara dan menjadi salah rujukan untuk penelitian fauna laut.

Tidak hanya besar dari segi ukuran, Sapta menjelaskan kawasan tersebut juga memiliki sejarah yang cukup panjang.

Hal tersebut diketahui setelah Pemprov DKI Jakarta melakukan kajian arkeologis dalam rencana pengembangan kawasan di Kampung Akuarium.

"Pada saat pengembangan lokasi rumah susun di Kampung Akuarium kami melalui proses kajian arkeologis," ujarnya dalam acara podcast Pemprov DKI bertema Wajah Baru Kampung Susun Akuarium, Rabu (8/9/2021).

Awalnya, lokasi tersebut merupakan tempat pengembangan ilmu alam yang menjadi cikal bakal pembelajaran oseanografi di Tanah Air. Lokasi tersebut berfungsi sebagai laboratorium perikanan pada masa Hindia Belanda dan dibangun sejak 1904 - 1905.

"Waktu pembangunannya sama dengan Kebun Raya Bogor," sambung Sapta.

Sejak awal difungsikan, banyak dilakukan penelitian fauna laut di lokasi tersebut. Beberapa tahun berjalan semipermanen, mulai 1919 sampai dengan 1922 dibangun laboratorium baru dan dengan lebih banyak fungsi penelitian di dalamnya.

Di dalamnya, terdapat bangunan akuarium, bengkel, tempat tinggal pegawai laboratorium, dan bangunan pendukung lainnya.

Pada 1922, pemerintah Hindia Belanda membangun gedung akuarium dengan ukuran yang lebih besar.

Memasuki era kemerdekaan, tepatnya pada 1970, bangunan tersebut berganti nama menjadi Lembaga Oceanologi Nasional, bagian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Pada tahun yang sama, lokasi tersebut menjadi milik Pemprov DKI setelah dilakukan serah terima.

Sebagai informasi, Kampung Susun Akuarium berlokasi di Jalan Pasar Ikan, RW 04, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Kota Administrasi Jakarta Utara.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper