Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Curah Hujan DKI Naik 70-100 Persen, Anies Ingatkan Dampak La Nina

Anies mengingatkan dampak La Nina seiring meningkatnya curah hujan di DKI Jakarta sebesar 70-100 persen dalam beberapa waktu ke depan.
OK. M. Tijani Usuluddin
OK. M. Tijani Usuluddin - Bisnis.com 15 November 2021  |  17:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel dengan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mengantisipasi dampak La Nina -  Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel dengan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mengantisipasi dampak La Nina - Instagram @aniesbaswedan

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan dampak La Nina seiring naiknya curah hujan di DKI Jakarta hingga 70-100 persen.

Anies mengatakan Pemprov DKI siap berkolaborasi dengan Palang merah Indonesia (PMI) untuk mengantisipasi dampak bencana La Nina di wilayah DKI Jakarta. Dia menuturkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi peningkatan curah hujan 70-100 persen akan terjadi mulai Desember tahun ini.

"Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu daerah di Pulau Jawa yang juga diprediksi akan terkena dampak La Nina berupa peningkatan curah hujan mencapai 100 persen," tulis Anies melalui akun Instagram @aniesbaswedan seperti dikutip, Senin (15/11/2021).

Dia mengatakan ada tiga sumber penyebab terjadinya banjir di DKI Jakarta. Pertama, dari kawasan pesisir atau rob. Kedua, dari kawasan selatan pegunungan yaitu air hujan yang mengalir di 13 sungai yang melalui Jakarta. Ketiga, dari hujan lokal yang terjadi di Jakarta.

Menurutnya, ketiga masalah itu akan dihadapi dengan tiga prinsip, yaitu Siaga, Tanggap dan Galang.

"Kami sangat berterima kasih atas ikut sertanya, bersinerginya segenap elemen masyarakat, Relawan Kebencanaan di DKI Jakarta," jelasnya.

Anies berharap kolaborasi Relawan PMI dan Relawan Kebencanaan ini akan bisa menggerakkan seluruh unsur masyarakat di Ibukota di segala lapisan, khususnya ketika terjadi bencana banjir dan dampak bencana yang ditimbulkannya.

Pemprov DKI juga melibatkan setiap unsur elemen masyarakat dari mulai level RT, RW dan Tokoh Masyarakat untuk selalu siap siaga menginformasikan ke petugas/relawan penanganan bencana terutama pada daerah-daerah yang setiap tahunnya tergenang oleh air, begitu juga banjir rob, banjir kiriman dan banjir lokal.

Bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, Pemprov DKI memastikan daerah-daerah yang biasanya banjir tergenang 3-4 hari, sekarang kurang dari sehari sudah kering.

"Para petugas seperti Lurah, Camat, BPBD, serta OPD terkait lainnya, semua punya target 6 jam surut," ungkapnya.

Terakhir, Anies memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada segenap Pengurus dan Relawan PMI DKI Jakarta yang selalu siaga dan hadir langsung memberikan bantuan dan pertolongan kepada yang membutuhkan di saat bencana dan krisis.

"Selamat bertugas membantu warga Jakarta dalam menghadapi musim penghujan dan dampak peristiwa La Nina," ujar Anies.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta BMKG Anies Baswedan La Nina
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top