Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pengantaran Pasien Covid-19 dengan Ambulans di Jakarta Meningkat

Intensitas pengantaran pasien Covid-19 menggunakan ambulans di Provinsi DKI Jakarta pada Februari 2022 berpotensi meningkat.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 21 Februari 2022  |  14:16 WIB
Pengantaran Pasien Covid-19 dengan Ambulans di Jakarta Meningkat
rnSebuah mobil ambulans melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3-20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. - Antara\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Intensitas pengantaran pasien Covid-19 menggunakan ambulans di Provinsi DKI Jakarta pada Februari 2022 berpotensi mengalami peningkatan dibanding Januari 2022.

Berdasarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, ada 792 kegiatan antar-jemput ambulans di Ibu Kota yang berkaitan dengan kasus Covid-19 periode 1 - 18 Februari 2022, dengan lebih dari sepekan tersisa sebelum penghujung bulan.

Kepala Unit AGD Dinas Kesehatan DKI Jakarta Winarto mengatakan, antar-jemput ambulans periode 1 - 18 Februari 2022, pernah sebanyak 44 kegiatan sehari. Pada Januari 2022, rata-rata 27 kegiatan per hari.

"Berdasarkan data kami memang meningkat terutama periode Januari - Februari [2022]. Rata-rata sehari di angka 40 sampai 45 kegiatan rujukan ke fasilitas kesehatan," kata Winarto kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/2/2022).

Pelayanan ambulans Pemprov DKI Jakarta melakukan pengantaran ke sejumlah fasilitas kesehatan,seperti rumah sakit rujukan, serta dari puskesmas ke Wisma Atlet.

Jenis layanan pun disesuaikan dengan kondisi pasien Covid-19. Pasien Covid-19 dengan kondisi darurat, dapat langsung menghubungi Call Center di nomor 119, atau kontak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta di nomor 112.

Selain itu, pasien dengan kondisi darurat bisa menggunakan aplikasi JAKI melalui fitur Jak Ambulans.

"Tinggal teken calk darurat nanti langsung terhubung di call center kami di AGD," ujarnya.

Namun, bagi pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala dapat melakukan pelaporan ke pihak RT/RW untuk 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ambulans Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top