Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jokowi Resmi Cabut PPKM, Dinkes DKI Imbau Masyarakat Disiplin Pakai Masker

Menyusul keputusan Presiden Jokowi mencabut kebijakan PPKM, Dinkes DKI mengimbau masyarakat tetap disiplin menjaga prokes
Pengunjung di wisata Ancol, Jakarta, sudah tidak mengenakan masker, Kamis (19/5/2022) / Pernita Hestin Untari
Pengunjung di wisata Ancol, Jakarta, sudah tidak mengenakan masker, Kamis (19/5/2022) / Pernita Hestin Untari

Bisnis.com, JAKARTA— Dinas Kesehatan (DKI) Jakarta mengimbau masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan karena potensi penyebaran virus masih tetap ada, meskipun aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia telah dicabut.

Hal ini menyusul penambahan angka kasus Covid-19 di DKI Jakarta diketahui selalu tertinggi secara nasional.

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Ngabila Salama mengungkapkan pihaknya siap mendukung penuh dan melaksanakan arahan Presiden.

“Tetap cegah sakit dengan disiplin bermasker. Cegah kematian dengan vaksinasi booster dan segera testing PCR pada orang yang berisiko tinggi yaitu lansia di atas 60 tahun, usia 40 tahun ke atas, dan berkomorbid berat,” kata Ngabila saat dikonfirmasi, Jumat (30/12/2022).

Tidak hanya itu, Ngabila juga menyebutkan Dinkes DKI tetap mendistribusikan obat dan vitamin Covid-19 di fasilitas kesehatan. Dia memastikan fasilitas kesehatan tetap siaga untuk menampung pasien Covid-19.

Serta melakukan testing, tracing, dan treatment, serta mempercepat vaksinasi. Dinkes DKI Jakarta diketahuimembuka layanan vaksinasi di 300 titik pada 1-2 Januari 2023.

“Juga layanan vaksinasi sore dan malam hari senin-jumat jam 16.00-20.00 di seluruh puskesmas kecamatan di Jakarta,” imbuhnya.

Sebagai informasi, sekitar 58 persen lansia telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga, dan 20 persen lansia mendapat dosis keempat. Dinkes pun berharap 100 persen lansia dapat memperoleh dosis ketiga dan 72 persen masyarakat DKI Jakarta usia 18 tahun ke atas sudah dosis ketiga.

Dinkes DKI juga akan menyiapkan tes PCR atau antigen segera gratis di Puskesmas Jakarta pada yang bergejala atau kontak erat.

“Terutama yang rentan meninggal data yang meninggal di Jakarta 80 persen belum vaksin dosis ketiga, 90 persen usia 40 tahun ke atas dan 90 persen memiliki komorbid,” kata Ngabila.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper