Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemprov DKI Mulai Uji Coba Eco Enzyme untuk Atasi Polusi

Pemprov DKI mulai melakukan uji coba cairan eco enzyme untuk mengatasi polusi udara.
Pekerja menyemprotkan air menggunakan water mist generator di Kantor Walikota, Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (5/9/2023). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba pompa bertekanan tinggi (water mist generator) untuk mengatasi menekan polusi udara di Jakarta. ANTARA FOTO/Reno Esnir/YU
Pekerja menyemprotkan air menggunakan water mist generator di Kantor Walikota, Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (5/9/2023). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba pompa bertekanan tinggi (water mist generator) untuk mengatasi menekan polusi udara di Jakarta. ANTARA FOTO/Reno Esnir/YU

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan uji coba penyemprotan cairan eco enzyme atau olahan sampah buah ke udara untuk menekan tingkat polusi udara.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekko Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, penyemprotan cairan eco enzyme tersebut dilakukan melalui water mist generator dan dilakukan di kantor wali kota Jakarta Utara. 

“Penyemprotan tersebut merupakan upaya mengatasi persoalan polusi udara yang berkembang belakangan ini,” ujar Wawan dalam keterangan resmi, Senin (9/10/2023).

Uji coba penyemprotan tersebut juga untuk mengetahui lebih jauh kegunaan eco enzyme. Pasalnya, cairan ini mampu untuk meningkatkan kandungan oksigen di udara, sehingga berpotensi menurunkan panas suhu udara.

Sebagai informasi, cairan yang diujicobakan itu merupakan bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan Eco Enzyme Indonesia.

Pada kesempatan yang berbeda, Perwakilan Yayasan Budha Tsu Chi, Juny Leong mengatakan, untuk memanfaatkan cairan organik tersebut perlu dicampur dengan air sebelum dimasukkan dalam water mist generator. Perbandingannya berkisar antara 1:100.

"Jadi satu mililiter cairan eco enzyme berbanding dengan 100 mililiter air. Kalau air saja yang disemprotkan akan langsung turun ke tanah, tapi dengan campuran cairan organik ini akan mengambang di udara dan menjadi oksigen,” jelasnya.

Kepala DLH DKI Asep Kuswanto mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena selama ini belum pernah ada penggunaan cairan olahan sampah tersebut untuk menekan polusi udara di Jakarta.  

“Apakah penggunaan eco enzyme itu menjadi sebuah hal yang memang bisa mengurangi polusi udara, itu memang kemarin saya sudah sampaikan ke Menko Marves, jadi dikoordinasikan dulu ke pemerintah pusat, supaya hasilnya nggak sia-sia,” ujar Asep di Balaikota Jakarta, Rabu (13/9/2023). 

Lebih lanjut, DLH DKI juga berencana melakukan uji coba penyemprotan cairan eco enzyme melalui water mist generator untuk memastikan cairan tersebut benar-benar ampuh menekan polusi udara yang beberapa hari ini berada di level tidak sehat.  

“Kita sedang rapatkan, tapi memang kita uji coba dulu sama halnya waktu kita menggunakan water mist. Apakah memang dari hasil uji coba itu terbukti bahwa penggunaan eco enzyme itu bisa untuk mengurangi particulate mikro yang ada di udara,” jelasnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper