Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang Pilgub, DPRD DKI Minta Disdukcapil Perketat Seleksi Warga Pendatang Baru

DPRD DKI Jakarta meminta Disdukcapil untuk memperketat seleksi warga pendatang baru yang hendak mengurus surat pindah domisili.
Ilustrasi KTP elektronik atau e-KTP/Dirjen Dukcapil Kemendagri
Ilustrasi KTP elektronik atau e-KTP/Dirjen Dukcapil Kemendagri

Bisnis.com, JAKARTA – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk memperketat seleksi warga pendatang baru yang hendak mengurus surat pindah domisili.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan demi mengantisipasi penggelembungan jumlah pemilih dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta beberapa bulan mendatang.

“Ini harus dicermati oleh Dukcapil, jangan sampai terjadi peningkatan penambahan KTP Jakarta hanya untuk kepentingan jangka pendek yaitu Pilgub DKI Jakarta. Itu bukan satu hal yang bagus bagi prosedur kependudukan kita,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (20/4/2024).

Menurut William, pendatang baru yang akan menjadi warga Jakarta harus mengikuti prosedur dan aturan kependudukan yang ada.

Salah satunya adalah dengan menonaktifkan data kependudukan di domisili asal, dan diganti dengan kartu tanda penduduk (KTP) yang baru.

“Dia [pendatang baru] harus mencabut status kependudukan di daerah asal, bukan suatu hal yang mudah juga untuk membuat identitas baru,” katanya.

Itu sebabnya, William kembali menekankan kepada Disdukcapil untuk memperketat prosedur pindah domisili.

Dia menggarisbawahi bahwa alasan warga pendatang baru untuk berpindah domisili sudah semestinya tidak berkaitan dengan kontestasi pilkada.

“Artinya ketika orang mengganti alamat atau mengganti tempat tinggal, harusnya alasannya karena dia mau menetap disitu, bukan karena dia mau ikut jadi pemilih. Saya kira itu suatu hal yang harus diantisipasi,” pungkasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper