Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketua DPRD DKI: Kita Nggak Ngapa-Ngapain Aja Dibilang Korupsi

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan selama ini pihaknya tak melakukan perbuatan menyimpang.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 23 Maret 2015  |  19:55 WIB
 Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi - Beritajakarta.com
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi - Beritajakarta.com
Bisnis.com, JAKARTA--Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan selama ini pihaknya tak melakukan perbuatan menyimpang.
 
Namun, kerap kali mendapat tuduhan melakukan tindak korupsi.
 
Menurutnya, dengan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah DKI masalah 'dana siluman' yang selama ini dialamatkan ke DPRD berkurang karena eksekutif memiliki kendali penuh.

Oleh karena itu, pihaknya tinggal menjalankan fungsi pengawasan terhadap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melakukan penyelewengan.

"Kita enggak ngapa-ngapain aja dibilang korupsi. Apalagi ngapa-ngapain. Sekarang kita serahkan ini yang terbaik. Saya akan mengawasi kebijakan gubernur yang
mungkin nanti anak buahnya nakal. Itu, tugas kita," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Senin (23/3/2015).

Keputusan untuk menolak penerbitan Perda lahir dari keputusannya  berdasarkan rapat pimpinan pada Senin (23/3/2015) pukul 10.00 meski pada Kamis (19/3/2015) sempat menyatakan untuk menyetujui penerbitan Perda.

Pernyataannya pada Kamis itu bukan akibat tekanan dari PDIP. Dalam perkembangan, ternyata hanya Fraksi NasDem yang menyatakan  dukungan terhadap penerbitan Perda. Dia pun mengakui keinginannya untuk menerbitkan Perda kalah suara.

"Enggak [ada tekanan]. Itu murni. Keputusan ada di tangan saya. Pada saat kemarin hari Kamis saya mengatakan Perda tapi kan saya belum komunikasi dengan
teman teman di Dewan. nah setelah rapat di dewan, secara kolektif dan kolegial saya kalah," katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dprd dki Ahok VS DPRD
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top