MAYAT DI DANAU UI: Ace Dibunuh atau Bunuh Diri? Ini Kata Ahli Forensik

Ahli Forensik dari Asosiasi Ilmu Forensik Indonesia, Ferryal Basbeth, menilai ada dua kemungkinan dalam kasus tewasnya Akseyna Ahad Dori, 19 tahun.
Newswire | 02 April 2015 09:31 WIB
Ilustrasi pembunuhan - wikipedia.org

Bisnis.com, DEEPOK-- Ahli Forensik dari Asosiasi Ilmu Forensik Indonesia, Ferryal Basbeth, menilai ada dua kemungkinan dalam kasus tewasnya Akseyna Ahad Dori, 19 tahun.

Akseyna, yang akrab dipanggil Ace, adalah mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurusan Biologi Universitas Indonesia yang ditemukan tewas mengambang di Danau Kenangan, di dalam kampus UI, Kamis (26/3/2015).

"Bisa bunuh diri atau dibunuh dan ditenggelamkan," kata Ferryal, Rabu (1/4/2015).

Menurut dia, hal itu bisa dibuktikan dari proses otopsi jenazah. Kalau dibunuh sebelum ditenggelamkan, menurut Ferryal, bisa dilihat dari organ tubuhnya, seperti paru-paru, ginjal, dan usus.

“Jika dalam paru-paru misalnya, ditemukan diatomi (tumbuhan alga yang berukuran sangat kecil), dia bernapas saat tenggelam," ujar Ferryal.

"Artinya, dia bisa disebut mati dengan cara menenggelamkan dirinya."

Untuk lambung dan usus, dia melanjutkan, jika tidak ditemukan air dan pasir maka kemungkinan dibunuh sebelum ditenggelamkan. Karena, Ferryal menambahkan jika Ace bunuh diri, maka saat proses tenggelam, air dari danau masuk melalui pernapasan.

Kepolisian, menurut Ferryal, harus mencari tahu penyebab kematian Ace. Selain mendapatkan keterangan proses otopsi jenazah dari ahli forensik, polisi juga bisa melakukan olah tempat kejadian perkara dengan bantuan dokter.

"Bisa dilihat juga dari perilaku Ace, apa ada perubahan seperti stres berat, meninggalkan surat, dan atau lainnya?" kata Ferryal.

"Kalau ada (surat), bisa juga diduga dia bunuh diri."

Sebelumnya, Humas Kepolisian Resor Depok Inspektur Dua Bagus Suwardi mengatakan aparat menduga jasad berjenis kelamin pria ini merupakan korban pembunuhan. Indikasinya, ada temuan beberapa batu besar dalam tas ransel Ace.

"Tak mungkin menenggelamkan diri sendiri. Patut diduga ada kesengajaan," kata Bagus Suwardi, Kamis (26/3/2015).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mayat ui

Sumber : Tempo.co
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top