Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Kampung Bebas Rokok di Sunter Jaya. Hasil Inisiatif Warga, bukan Program Pemerintah

Pemprov DKI Jakarta apresiasi keberadaan kampung bebas asap rokok atau Kampung Berseri yang terletak di RT 13 RW 01 di Sunter Jaya, Jakarta Utara.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 13 Februari 2019  |  20:01 WIB
Dilarang merokok.  - bisnis.com
Dilarang merokok. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA–Pemprov DKI Jakarta apresiasi keberadaan kampung bebas asap rokok atau Kampung Berseri yang terletak di RT 13 RW 01 di Sunter Jaya, Jakarta Utara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Isnawa Adji mengatakan keberadaan Kampung Berseri tersebut diinisiasi oleh masyarakat kampung itu sendiri.

Wali Kota Jakarta Utara Syamsudin Lologau pun juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh masyarakat tersebut dan berjanji akan mengembangkan kebijakan tersebut ke kampung-kampung lain.

"Mau kita kembangkan itu, itu kan positif. Itu kalau seumpamanya begitu ya harus dikembangkan," tutur Syamsudin, Rabu (13/2/2019).

Isnawa berharap inisiatif dari warga Kampung Berseri tersebut bisa diikuti oleh kampung-kampung lain meskipun asap rokok tidak berpengaruh signifikan pada polusi udara di DKI Jakarta.

"Peraturan itu sangat bagus, di kampung-kampung itu pasti banyak anak-anak kecil atau ibu hamil yang jika ada perokok itu berbahaya. Artinya kualitas kesehatan di situ bisa lebih membaik," tutur Isnawa, Rabu (13/1/2019).

Saat ini Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan aturan bebas merokok di tempat-tempat umum.

Isnawa mengatakan aturan ini nantinya bakal dikembangkan ke pemukiman warga sebagaimana yang diterapkan di Kampung Berseri. 

Adapun sejak aturan ini diberlakukan di Kampung Berseri, perokok aktif di wilayah ini berkurang drastis hingga 35% saja dari total warga Kampung Berseri yang mencapai 500 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

regulasi rokok Kawasan Tanpa Asap Rokok
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top