Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PT MRT Optimistis Raup Rp350 Miliar Sepanjang Tahun Ini

PT MRT Jakarta yakin bisa meraup pendapatan sebesar Rp350 miliar pada 2019.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  19:12 WIB
Kereta Moda Raya Terpadu (MRT) melintas di Stasiun CSW, Jakarta - Bisnis/Abdullah Azzam
Kereta Moda Raya Terpadu (MRT) melintas di Stasiun CSW, Jakarta - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA–PT MRT Jakarta yakin bisa meraup pendapatan sebesar Rp350 miliar pada 2019.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan pendapatan tersebut berasal dari pendapatan melalui tiket dan pendapatan non fare box atau pendapatan non tiket.

Untuk diketahui, pendapatan non tiket PT MRT Jakarta bersumber dari 4 sektor yaitu kerja sama penamaan stasiun, periklanan, telekomunikasi, dan retail.

William mengatakan kerja sama penamaan stasiun dan periklanan masing-masing berkontribusi sebesar 40% dari pendapatan non tiket, sedangkan telekomunikasi dan retail masing-masing berkontribusi sebesar 10%.

Untuk kerja sama penamaan stasiun, PT MRT Jakarta telah bekerja sama dengan BCA untuk penamaan Stasiun Blok M sehingga kedepannya bakal berubah nama menjadi Stasiun Blok M BCA.

Saat ini, PT MRT Jakarta sedang berproses untuk kerja sama penamaan 4 stasiun yaitu Stasiun Bendungan Hilir, Senayan, Cipete Raya, dan Blok A.

Selain itu, seluruh provider telekomunikasi seluler pun telah bekerja sama dengan PT MRT Jakarta.

William mengatakan pihaknya saat ini menargetkan besaran pendapatan tiket pada 2019 mencapai Rp175 miliar.

Berdasarkan catatan Bisnis, pendapatan non tiket awalnya sempat ditargetkan mencapai Rp100 miliar. Namun, dengan melihat animo dari mitra swasta William yakin pendapatan non tiket bisa digenjot menjadi Rp175 milliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt mass rapid transit
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top