Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Alumni FISIP UI: Jangan Ada Kongkalikong dan Konspirasi di RAPBD DKI

Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (FISIP UI) mengeluarkan 3 pernyataan sikap atas kisruh e-budgeting RAPBD DKI tahun 2020.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 05 November 2019  |  07:01 WIB
Seorang warga mandi di dekat bilik kakus atau jamban di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan anggaran Rp 10 miliar untuk memberantas kebiasaan buang air besar atau BAB sembarangan melalui program rehabilitasi septic tank dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan APBD DKI 2020. - Antara
Seorang warga mandi di dekat bilik kakus atau jamban di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan anggaran Rp 10 miliar untuk memberantas kebiasaan buang air besar atau BAB sembarangan melalui program rehabilitasi septic tank dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan APBD DKI 2020. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (FISIP UI) mengeluarkan 3 pernyataan sikap atas kisruh e-budgeting RAPBD DKI tahun 2020.

Dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (5/11/2019), alumni FISIP UI menyoroti 3 hal:

Pertama, meminta jajaran DPRD DKI Jakarta dan eksekutif atau Pemprov DKI Jakarta membuka akses seluas-luasnya kepada publik tentang RAPBD DKI Jakarta.

Kedua, meminta semua fraksi di DPRD DKI Jakarta menghindari sikap tak peduli, tidak membiarkan munculnya peluang penyelewangan pemakaian anggaran, tidak ikut mencari celah untuk mendapat keuntungan pribadi maupun kelompok, tidak membiarkan pelaksana/penyusun e-budgeting berkongkalikong dan berkonspirasi yang dapat merugikan rakyat.

Ketiga, meminta semua fraksi di DPRD DKI Jakarta yang mengembang amanah pemilih menunjukkan keterbukaan, menerima dengan jiwa besar, menghargai partisipasi warga, dan memeprtimbangkan setiap masukan dari masyarakat, bauk bagi jajaran eksekutif maupun lembaga perwakilan.

Berikut pernyataan lengkap Alumni FISIP UI:

SURAT PERNYATAAN SIKAP

Yang Kami Hormati

Ketua DPRD DKI Jakarta, Bapak Prasetio Edi Marsudi

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta;

 Bapak Mohamad Taufik

Bapak Abdurrahman Suhaimi

Bapak Mirsan Samsuri

Ibu Zita Anjani

dan

Para Anggota DPRD DKI Jakarta

Melihat belum adanya kemajuan yang signifikan dalam  pembangunan di DKI Jakarta dua tahun belakangan, dan setelah mengikuti berita adanya kejanggalan dalam persiapan penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta tahun 2020, kami yang tergabung dalam Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (FISIP UI), terpanggil untuk mengingatkan dan  menyatakan sikap kepada Bapak dan Ibu di DPRD DKI sebagai berikut :

1. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dan jajaran eksekutif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta haruslah membuka akses semudah, seluas-luasnya, dan serinci mungkin, kepada publik tentang RAPBD DKI Jakarta, karena kami adalah konstituen yang berhak untuk tahu, dan akan tetap memperhatikan dengan seksama komitmen partai/fraksi di DPRD DKI Jakarta dalam hal pengawasan terhadap jalannya pemerintahan Provinsi DKI Jakarta

2. Meminta semua fraksi di DPRD DKI Jakarta menghindari sikap tidak peduli, tidak membiarkan munculnya peluang penyelewengan pemakaian anggaran, tidak ikut mencari celah untuk mendapat keuntungan pribadi maupun kelompok, dan tidak membiarkan pelaksana/penyusun e-budgeting berkongkalikong dan berkonspirasi yang dapat merugikan kepentingan rakyat. Apalagi anggota DPRD periode 2019-2024, mayoritas wajah baru  sangat pantas menunjukan semangat pembaharu menuju Indonesia Maju.

3. Meminta semua fraksi di DPRD DKI Jakarta yang mengemban amanah pemilih menunjukkan keterbukaan, menerima dengan jiwa besar, menghargai partisipasi warga, dan mempertimbangkan setiap masukan dari masyarakat, baik bagi jajaran eksekutif maupun lembaga perwakilan.

Jakarta, 5 November 2019

Yang Menyatakan Sikap :

Suzie Sudarman, Halida Hatta, Masmimar Mangiang, Budiarto Shambazy, Binky Suparto, Petty Tunjung Sari, Sari Waskito,  Pande K. Trimayuni, Uchi Djoko Moeljono, Sontam Napitupulu, Koespramanto,  Joe Fernandez, Satya Suryawan, Roger Paulus Silalahi, Puri Tjahyani Andarawati, Bunga Kejora, Junicke,  Siti Dyana, Patricia Medina, Uhir Tambunan, Indira V. Juanita,  Soraya Asaari, Soraya Isa, Linda Tangdialla, Nugroho Dewanto, Adhe Gultom, Teguh Budiono, Errie Subhakti, Yani Beding, Victoriawan Sophiaan, Christian Simanjuntak, Saepul Tavip, dan Andi Suparmadi.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ui dprd dki apbd dki
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top