Di Tengah Pandemi Corona, Rapat DPRD DKI Soal Wagub Jalan Terus

Pandemi infeksi Virus Corona (Covid-19) tak melunturkan semangat anggota DPRD DKI Jakarta yang tergabung dalam Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  16:50 WIB
Di Tengah Pandemi Corona, Rapat DPRD DKI Soal Wagub Jalan Terus
Gedung DPRD DKI - dkijakartaprov.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi infeksi Virus Corona (Covid-19) tak melunturkan semangat anggota DPRD DKI Jakarta yang tergabung dalam Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru.

Plt Sekretaris DPRD Provinsi DKI Jakarta Hadameon Aritonang menjelaskan DPRD hari ini memang membatalkan beberapa agenda rapat lain.

Misalnya rapat pembahasan ketahanan pangan dan stabilitas harga di tengah Covid-19 dan Idul Fitri di Komisi B bidang Perekonomian, serta rapat pembahasan Covid-19 di Komisi E bidang Kesra.

"Ya, karena mengantisipasi sesuai dengan arahan-arahan dari Pak Presiden. Jadi semua rapat selain panlih wagub, kita undur sampai waktu yang belum ditentukan," jelasnya, Senin (16/3/2020).

Menurut pengamatan Bisnis, rapat Panlih Wagub DKI berjalan seperti biasanya di Lantai 9 DPRD DKI Jakarta, tampak santai, namun penuh perdebatan hingga Senin (16/3/2020) sore hari.

Rapat dihadiri beberapa anggota, seperti Basri Baco dari Golkar, Dwi Rio Sambodo dari PDIP, dan S. Andyka dari Gerindra, Achmad Yani dari PKS, dan Eneng Malianasari dari PSI.

Ketua Panlih Wagub DKI Farazandi Fidinansyah menjelaskan bahwa ada dua agenda yang akan dibahas dalam rapat hari ini. Pertama verifikasi ulang, kedua membahas mekanisme teknis pemilihan.

"Penelitian ulang dari berkas revisi [para cawagub] sudah kita selesaikan pada hari ini. Alhamdulillah, keduanya sudah kita nyatakan memenuhi persyaratan dokumen administrasi," jelasnya, Senin (16/3/2020).

Farazandi mengaku masih melanjutkan rapat di tengah pandemi Covid-19, untuk mengejar target pelaksanaan pemilihan Wagub baru DKI yang akan diikuti calon Gerindra Ahmad Riza Patria atau calon PKS Nurmansjah Lubis pada 23 Maret 2020.

Menurutnya, selama tak ada arahan dari pimpinan DPRD terkait penundaan, maka proses harus terus berjalan, "InsyaAllah [sesuai target], belum ada arahan lagi harus ditunda atau diundur. Belum ada. Jadi sementara ini masih on schedule."

"Ini kan agenda ketatanegaraan, tapi demi menjaga keselamatan sesama rekan anggota dewan, saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan, pencegahaan, penanganan, pengecekan kalau memang acara pemilihan nanti tetap berlangsung," jelasnya.

Terlebih, keputusan gubernur telah menetapkan batas kerja Panlih hanya sampai sebulan ke depan. Oleh sebab itu, segala mekanisme teknis secara terperinci harus rampung secepatnya.

Oleh sebab itu, apabila sesuai jadwal, Farazandi optimistis DPRD bisa menyampaikan surat kepada gubernur perihal penyampaian jadwal pelaksanaan visi-misi program kerja para cawagub yang sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi DKI Jakarta pada Jumat, 20 Maret 2020.

Penyampaian pelaksanaan visi-misi program kerja yang dilengkapi tanya jawab ini pun akan berlangsung pada Rapat Paripurna yang rencananya digelar Senin, 23 Maret 2020.

Dalam rapat paripurna tersebut, sebanyak 106 anggota DPRD DKI Jakarta akan melakukan pemilihan pengisian jabatan lowong wakil gubernur DKI masa jabatan 2017-2022.

Kerja pemilihan wagub baru DKI Jakarta pun berakhir pada Selasa, 24 Maret 2020 diiringi penyampaian surat DPRD kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri perihal berita acara dan berkas pemilihan wagub DKI terpilih.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wagub dki

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top