Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sembuh Covid-19 Depok Bertambah 12 Jadi 511 Orang, Tingkat Kesembuhan 67 Persen

Pasien sembuh dari Covid-19 di Depok bertambah 12 orang sehigga menjadi 511 orang atau 67 persen dari seluruh kasus positif di Depok.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  10:38 WIB
Antrean calon penumpang KRL commuter sebelum memasuki stasiun Depok Lama di Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020). Penumpukan calon penumpang ini disebabkan aturan physical distancing di dalam stasiun dan gerbong kereta, serta pembatasan jam operasional kereta akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI. Bisnis - Arief Hermawan P
Antrean calon penumpang KRL commuter sebelum memasuki stasiun Depok Lama di Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020). Penumpukan calon penumpang ini disebabkan aturan physical distancing di dalam stasiun dan gerbong kereta, serta pembatasan jam operasional kereta akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, DEPOK - Pasien sembuh dari Covid-19 di Depok bertambah 12 orang sehigga menjadi 511 orang atau 67 persen dari seluruh kasus positif di Depok.

Wali Kota Depok Mohammad Idris selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan jumlah akumulatif pasien Covid-19 sebanyak 762 orang dan 34 orang di antaranya meninggal dunia.

"Kasus konfirmasi yang sembuh hingga Senin malam (29/6) bertambah 12 orang menjadi 511 orang atau 67,06 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Selasa (30/6/2020) seperti dilaporkan Antara.

Pemkot Depok masih memantau kondisi 617 orang dalam pemantauan dan 241 pasien dalam pengawasan terkait penularan virus corona serta 604 orang yang punya riwayat kontak dengan pasien COVID-19 namun tidak mengalami gejala sakit.

Idris menambahkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia tercatat 115 orang.

"Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI," katanya.

Pemerintah Kota Depok memberlakukan pembatasan sosial berskala besar proporsional hingga 2 Juli 2020 guna mengendalikan penularan virus corona tipe baru (SARS-CoV-2).

Idris kembali mengingatkan warga kota untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan Covid-19, termasuk memakai masker saat di luar rumah, menjaga jarak dengan orang lain, dan cuci tangan setiap selesai beraktivitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

depok Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top