Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tes PCR Virus Corona di Jakarta 23 Persen dari Angka Nasional

Weningtyas lantas menekankan bahwa DKI Jakarta telah berhasil memenuhi standar WHO dalm tes Virus Corona penyebab Covid-19.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 08 Agustus 2020  |  13:45 WIB
Ilustrasi - Petugas mengoperasikan alat tes polymerase chain reaction (PCR) di Klinik Kesehatan milik Dinas Kesehatan Provinsi Kepualauan Bangka Belitung di Pangkal Pinang, Rabu (22/4/2020). - Antara
Ilustrasi - Petugas mengoperasikan alat tes polymerase chain reaction (PCR) di Klinik Kesehatan milik Dinas Kesehatan Provinsi Kepualauan Bangka Belitung di Pangkal Pinang, Rabu (22/4/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Weningtyas Purnomorini memaparkan total jumlah tes PCR harian Virus Corona penyebab Covid-19 di Jakarta pada Jumat (7/8/2020) mencapai 7.069 spesimen, yang diambil dari 6.061 orang.

“Ini berarti, proporsi tes DKI terhadap jumlah orang yang dites PCR se-Indonesia ada di angka 23 persen,” kata Weningtyas dalam konferensi pers, Jumat (7/8/2020).

Sebagai catatan, di hari yang sama uji spesimen di seluruh Indonesia dilakukan sebanyak 30.159 spesimen. Adapun total orang yang diuji sebanyak 6.061 orang.

Weningtyas lantas menekankan bahwa DKI Jakarta telah berhasil memenuhi standar WHO.

Organisasi Kesehatan Dunia tu sebelumnya menetapkan bahwa standar jumlah tes PCR adalah 10.645 orang per 1 juta penduduk per minggu, atau 1.521 orang per hari.

Tak cuma secara harian, dalam hitungan mingguan, Jakarta juga melampaui standar WHO lantaran tes selama sepekan terakhir jumlahnya diklaim Pemprov DKI telah mencapai 41.914.

“Artinya, saat ini jumlah tes PCR setiap pekan di Jakarta sudah 4 kali lipat standar WHO," ujarnya.

Adapun berdasarkan tes yang dilakukan pada 7 Agustus 2020, teridentifikasi 658 kasus baru.

“Dari 658 kasus positif tersebut, 98 adalah akumulasi data di hari sebelumnya yang baru dilaporkan,” imbuh Weningtyas.

Jumlah kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta per 17 Agustus 2020 adalah 24.521 kasus. Dari jumlah tersebut 15.201 orang telah dinyatakan sembuh, sedangkan 922 orang dinyatakan meninggal.

“Artinya, kasus yang aktif di DKI Jakarta saat ini ada sebanyak 8.398 kasus, meliputi orang yang masih dirawat maupun diisolasi.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta who Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top