Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

FEO Tawarkan 4 Ajang Internasional di Sirkuit Formula E, Ini Respon Pemprov DKI

Diperlukan tahapan yang panjang dalam memutuskan penyelenggaraan ajang berskala internasional seperti Formula E. Terutama dalam hal pemenuhan standar internasional yang ditentukan oleh organisasi terkait.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 07 Maret 2022  |  16:30 WIB
FEO Tawarkan 4 Ajang Internasional di Sirkuit Formula E, Ini Respon Pemprov DKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat disambangi awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/2/2021). - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Formula E Operation (FEO) dikabarkan telah membuat tawaran kepada Pemprov DKI Jakarta untuk menyelenggarakan 4 ajang balap mobil berskala internasional setelah Formula E.

Formula E Organization (FEO) menawarkan 4 kejuaraan internasional tersebut diselenggarakan di sirkuit Formula E atau Jakarta E-Prix yang berlokasi di kawasan Jaya Ancol, Jakarta Utara.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan banyak faktor serta tahapan yang perlu diperhatikan Pemprov DKI menyangkut perihal tawaran ajang internasional oleh FEO menggunakan sirkuit Jakarta E-Prix.

"Apakah kami bisa menindaklanjuti? Saya kira nanti banyak faktor yang harus menjadi perhatian. Semuanya harus melalui tahapan, melalui proses. Nanti ada konsultan," kata Riza kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/3/2022).

Dia mengatakan diperlukan tahapan yang panjang dalam memutuskan penyelenggaraan ajang berskala internasional seperti Formula E. Terutama dalam hal pemenuhan standar internasional yang ditentukan oleh organisasi terkait.

Sebagai informasi, sejumlah kegiatan yang diperkirakan bakal menggunakan sirkuit Formula E Jakarta adalah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Mobil dan 4 kejuaraan internasional yang disebut juga diselenggarakan oleh Formula E Operation (FEO).

Di sisi lain, kualitas sirkuit pun harus disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan jangka panjang. Perlu diketahui, biaya konstruksi sirkuit Formula E mengalami penambahan dari Rp50,1 miliar menjadi Rp60 miliar.

Menurut Riza, hal itu dilakukan dengan alasan penyesuaian kebutuhan sirkuit untuk penggunaan jangka panjang.

"Memang ada penambahan anggaran dari Rp50 miliar ke Rp60 miliar karena sirkuit dibuat permanen. Jadi, dibuat lebih baik dan bisa digunakan untuk kegiatan berikutnya," kata Riza kepada wartawan di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Formula E Jakarta
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top