Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TEROWONGAN TERPADU JAKARTA Mulai Dibangun Akhir Tahun Ini

Jakarta Integrated Tunnel (JIT) atau terowongan terpadu Jakarta akan segera dibangun pada akhir 2014.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 25 April 2014  |  17:27 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Jakarta Integrated Tunnel (JIT) atau terowongan terpadu Jakarta akan segera dibangun pada akhir 2014.

Komisaris PT Antaredja Mulia Jaya Wibisono mengatakan rencana pembangunan ini sudah disetujui dengan Pemprov DKI dan ditargetkan pada 2017 akan selesai pembangunannya.

"Udah diteken sama gubernur DKI. Abis ini dilakukan kajian kelayakan studi selama 4 bulan. Akhir tahun akan mulai bangun dan butuh waktu pembangunannya selama 3 tahun," ujarnya di Balai Kota, Jumat (25/4/2014).

Menurutnya, pembangunan JIT ini merupakan solusi untuk masalah transportasi dan pengendalian banjir saat musim hujan.

"Banjir rob bisa diatasi dengan terowongan ini tanpa harus menggunakan pompa air. Lagipula JIT ini orang tidak akan buang sampah sembarangan, saluran ketutup dan kendaraan aman karena tidak ada yang orang yang menyeberang," katanya.

Direktur Utama PT Antaredja Mulia Jaya Agus Sidharta menjamin pembangunan JIT ini tidak akan mengganggu lalu lintas di Jakarta dan tidak menyebabkan kemacetan.

"Ini berbeda dengan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). MRT bikin macet, kalau JIT ini orang di jalan tidak akan tahu kalau di bawahnya dibangun JIT," ucapnya.

Pembangunan JIT akan dibangun di dua lokasi, yaitu Ulujami-Tanah Abang untuk menampung air dari Kali Pesanggarahan dan Manggarai-Pasar Minggu menampung air Kali Ciliwung.

Kedua lokasi tersebut akan dibangun masing-masing dua ruas lajur dengan panjang 12 kilometer (kilometer). Kedalaman JIT ini 5 meter hingga 15 meter dari permukaan tanah dengan diameter 11 meter.

"Anggaran yang dibutuhkan masing-masing lokasi, Rp12 triliun. Seluruhnya Rp24 triliun. Terowongan paling bawah saluran air, atasnya untuk jalan kendaraan," tuturnya.

PT Antaredja Mulia Jaya, lanjut Agus, menggandeng investor Bouygues yang merupakan perusahaan internasional di Perancis dan telah berpengalaman membangun tunnel di seluruh dunia antara lain Eropa, Afrika, Amerika dan China.

"Mereka nanti yang mengebor terowongannya. Alatnya kan mereka yang punya," ujarnya.

Selain Bouygues, PT Antaredja Mulia Jaya juga bekerja sama dengan PT Jakarta Tollroad Development (JTD) untuk membangun jalan di JIT. Pengelolaan dan perawatan jalan di JIT ini akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak JTD.

"Jadi tidak usah bayar perawatan dengan gunain APBD maupun APBN, kan sudah ada JTD ini yang mengelola dari uang tolnya," ucapnya.

Agus meyakini jika seluruh 6 ruas jalan tol di DKI dibangun JIT di bawahnya maka Jakarta akan bebas dari permasalahan banjir yang setiap tahunnya melanda ibu kota.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

deep tunnel deep tunnel jakarta
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top