Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahok Ingin Bangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) siap membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) untuk mengatasi 13 sungai tercemar di Ibu Kota.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 04 Desember 2015  |  15:45 WIB
Ahok Ingin Bangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah
Air limbah - ampl.or.id
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) siap membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) untuk mengatasi 13 sungai tercemar di Ibu Kota.
 
"Kami mau kerja pembangunan IPAL. Selama ini kan pusat dan kita, maka dua hari yang lalu saya sudah rapat dengan Menkoperekonomian dan Bappenas," kata Ahok di Balai Kota, Jumat (4/12/2015).
 
Dalam rapat tersebut, Ahok menyarankan agar pemerintah menggunakan teknologi IPAL yang terbaru.
 
"Jadk semua pengelolaan sungai ini harus dibuat air limbahnya," ujarnya.
 
Ahok mengatakan, dia bersedia bekerjasama dengan pemerintah pusat dengan langkah membangun pipa sesuai desain yang disetujui.
 
"Saya bilang yasudsh kasih tahu saja pipanya dimana, desainnya bagaimana. Kalau dia tidak bisa desain kasih saja surat. Saya cuma butuh surat dari pusat serahkan kepada kami," jelasnya.
 
Ahok menegaskan surat pelimpahan kewenangan dari pusat sangat dibutuhkan untuk Pemprov DKI memulai pembangunan. Hal ini mengingat13 sungai di DKI milik pemerintah pusat.
 
"Tapi ternyata ini kan mereka [Pemerintah Pusat] belum membuat pipanya, desainnya belum ada. Kalau tidak mau buat, tolong serahkan surat kepada saya, bahwa ini diserahkan ke DKI, itu yang saya tunggu," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengolahan limbah IPAL Ahok Gubernur DKI
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top