Perkuat Good Corporate Governance, PDAM Jaya- Kejati DKI Bersinergi

Perusahaan Daerah Air Minum DKI Jakarta (PDAM Jaya) menjalin kerja sama dengam Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Feni Freycinetia Fitriani | 24 Maret 2017 19:26 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Perusahaan Daerah Air Minum DKI Jakarta (PDAM Jaya) menjalin kerja sama dengam Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Direktur Utama PAM JAYA Erlan Hidayat bersama dengan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tony T. Spontana menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU).

“MoU ini merupakan bentuk jalinan kerja sama dalam bidang keperdataan dan tata kelola perusahaan dengan antara PDAM Jaya dengan pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (24/3/2017).

Dia menuturkan, saat ini badan usaha milik daerah tersebut tengah melakukan banyak kegiatan optimasi pelayanan air bersih bagi masyarakat DKI Jakarta. Menurutnya, hal tersebut tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak salah satunya yaitu dukungan hukum dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Erlan menambahkan bahwa ada beberapa isu seperti restrukturisasi kontrak kerja sama dengan mitra swasta yang tengah dilaksanakan oleh PDAM JAYA menjadi contoh bahwa dukungan hukum sangat diperlukan, terlebih adanya amanat Mahkamah Konstitusi yang tertuang di dalam Peraturan Pemerintah nomor 122 tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum dimana pengelolaan air bersih dilakukan oleh pemerintah.

"Dalam hal ini, PDAM Jaya merupakan bagian dari Pemprov DKI. Jika berbicara masalah air, kami masih bisa jawab. Namun, kalau soal masalah hukum kami tentu membutuhkan pihak yang lebih mengerti. Salah satunya Kejati DKI," jelasnya.

Isu lain yang perlu dikonsultasikan kepada Kejati DKI yaitu terkait asistensi hukum untuk draft pembahasan Rancangan Pembangunan Daerah (Raperda) penggabungan PDAM JAYA dan PD PAL JAYA.

"Draft Raperda saat ini yang sedang dibahas oleh DPRD DKI Jakarta," jelasnya.

Selain itu, PDAM Jaya juga berencana memperkuat Good Corporate Governance sehingga segala bentuk administrasi dapat lebih baik dan tertata, khususnya mengenai aset-aset milik perusahaan daerah.

“Kerja sama antara PDAM Jaya dan Kejati DKI sudah berlangsung sejak 2010 silam. Berkat sinergi ini, PDAM JAYA dapat mengatasi beberapa permasalahan administrasi kepemilikan aset dengan baik," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PDAM JAYA, Kejati DKI

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top