Anies Resmikan Kawasan TOD Dukuh Atas

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan kawasan transit oriented development (TOD) di kawasan Dukuh Atas, Selasa (30/4/2019).
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 30 April 2019  |  14:32 WIB
Anies Resmikan Kawasan TOD Dukuh Atas
Pengunjung mencoba virtual reality disamping maket hunian terintegrasi transportasi Stasiun Rawa Buntu yang dibangun dengan konsep Transit oriented Development (TOD) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan kawasan transit oriented development (TOD) di kawasan Dukuh Atas, Selasa (30/4/2019).

Kawasan Dukuh Atas merupakan kawasan pertama di DKI Jakarta yang dicanangkan sebagai kawasan TOD. Di kawasan ini, moda transportasi umum yang beroperasi di DKI Jakarta antara lain KRL, MRT, Kereta Bandara, Bus TransJakarta, serta nantinya LRT Jakarta dan LRT Jabodebek memiliki stasiun di wilayah tersebut.

Dengan ini, pengguna transportasi umum dapat dengan mudah berpindah dari satu moda ke moda yang lain.

"Kata kunci yang harus selalu kita pegang adalah bagaimana transportasi umum yang tersedia di Jakarta terintegrasi satu sama lain seperti jaringan saluran darah di dalam tubuh kita," ujar Anies ketika meresmikan kawasan TOD Dukuh Atas.

Selain meresmikan kawasan TOD Dukuh Atas, Anies juga meresmikan fasilitas air siap minum. Dengan adanya fasilitas ini diharap masyarakat terdorong untuk berhenti membeli air minum kemasan sekali buang dan mulai membawa air minum sendiri.

"Tantangan membawa botol adalah mengisinya di mana? Kalau mengisinya harus beli air minum kemasan, ya sama saja. Nah, dengan cara ini kami berharap para komuter bisa leluasa mendapatkan air minum," kata Anies.

Penyediaan fasilitas air siap minum pun nantinya tidak hanya dibangun di kawasan Dukuh Atas, tapi juga akan dilanjutkan disepanjang kawasan Sudirman-Thamrin serta di halte TransJakarta dan stasiun MRT.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan, transit oriented development

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top