Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Habiskan Rp800 Juta, Ini Contoh Pembangunan Skatepark Tanpa Perhitungkan Kerangka

Komunitas skateboard, FamilyofXJodo, mengkritik pembangunan skatepark yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tanpa melibatkan mereka dalam perencanaannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  06:10 WIB
Pemain skateboard melakukan atraksi di RPTRA dan RTH Kalijodo, Jakarta, Jumat (21/6/2019). - Antara
Pemain skateboard melakukan atraksi di RPTRA dan RTH Kalijodo, Jakarta, Jumat (21/6/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA  - Komunitas skateboard, FamilyofXJodo, mengkritik pembangunan skatepark yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tanpa melibatkan mereka dalam perencanaannya.

“Pemerintah kalau buat skatepark itu tolong dikomunikasikan dengan komunitas skateboard,” kata anggota komunitas Dewi ketika ditemui Antara di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Dewi mencontohkan pembangunan skatepark di Slipi, Petamburan, Jakarta Barat, mempunyai lantai yang cukup membahayakan terutama bagi skater atau pemain skateboard pemula.

Padahal, taman sekaligus arena untuk bermain skateboard itu sudah menghabiskan dana sekitar Rp800 juta.

“Padahal membuat skatepark budget-nya besar, jadi sayang kalau tidak memperhitungkan kerangkanya,” katanya.

Selain skatepark di Slipi, anggota komunitas lainnya, Abdu juga mengeluhkan kondisi skatepark di kawasan Duku Atas yang baru dibuka 22 Juni itu karena arenanya juga tidak bersahabat bagi para skater pemula.

“Yang di Dukuh Atas itu padahal sudah strategis dan di tengah kota. Pemandangannya juga bagus, tapi aneh banget,” kata Abdu.

Dewi dan rekannya pun sudah beberapa kali menyampaikan keluhannya kepada pemerintah, tetapi tidak kunjung didengarkan.

“Tapi kalau Skatepark Kalijodo masih mending daripada yang di Slipi dan Dukuh Atas,” ucap Dewi.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov dki jakarta Kalijodo anies baswedan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top