Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Razia Penunggak Pajak di Jaksel, Bapenda DKI Pasang Stiker Jumbo

Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta merazia restoran, gerai, dan bangunan usaha penunggak pajak di Jakarta Selatan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  23:05 WIB
Stiker tanda penunggak pajak - www.bprd.jakarta.go.id
Stiker tanda penunggak pajak - www.bprd.jakarta.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Razia terhadap penunggak pajak dilakukan Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta. Bapenda melakukan razia terhadap restoran, gerai, dan bangunan usaha penunggak pajak di Jakarta Selatan.

Kepala Suku Badan (Suban) Pendapatan Kota Administrasi Jaksel Hendarto mengungkap sebanyak sembilan Wajib Pajak (WP) tercatat menunggak hingga Rp11,3 miliar.

Oleh sebab itu, jajaran Kasubid Penagihan dan Penindakan melakukan pemasangan stiker tanda menunggak pajak karena rata-rata telah jatuh tempo sejak Desember 2019 hingga pertengahan Januari 2020.

"Penempelan stiker bagi penunggak Pajak Daerah dilatarbelakangi adanya tunggakan Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar (SKPDKB) yang belum dibayar oleh wajib pajak sampai dengan lewat jatuh tempo pembayaran," ujar Hendarto, dalam keterangan resmi Bapenda, Rabu (26/2/2020).

Hendarto menjelaskan pemasangan stiker ini merupakan langkah awal untuk penindakan kepada sembilan WP tersebut. Harapannya, para WP ini segera membayar tunggakan pajaknya.

Di samping itu, Suban Pendapatan Kota Administrasi Jaksel juga ingin memberikan efek jera agar para WP tidak lagi mengulangi menunggak pembayaran pajak di masa yang akan datang.

"Hal ini mengingat pajak restoran adalah pajak yang dipungut dari Subjek Pajak (tamu restoran) yang harus disetorkan kepada daerah," tambahnya.

Penempelan stiker dilakukan karena WP belum membayar setelah adanya upaya-upaya penagihan meliputi pengiriman Surat Himbauan Peringatan.

Sembilan WP yang menunggak pajak tersebut, di antaranya empat restoran di kawasan Rasuna Said, Kasablanka, Pondok Indah, dan TB Simatupang.

Kemudian, ada restoran lain di Kasablanka, restoran di Rasuna Said, dan di Epicentrum Walk Kuningan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemprov DKI PENUNGGAK pAJAK
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top