Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rawan Dikorupsi, Kejati DKI Jakarta Awasi Penyaluran Obat dan Bansos

Kejati DKI bakal mengawasi distribusi obat-obatan, oksigen dan bantuan sosial (Bansos) agar tepat sasaran di tengah masyarakat.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 15 Agustus 2021  |  17:10 WIB
Rawan Dikorupsi, Kejati DKI Jakarta Awasi Penyaluran Obat dan Bansos
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melakukan upaya pemulihan ekonomi di kalangan pedagang kecil yang terdampak pandemi Covid-19.

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Febrie Adriansyah mengatakan pihaknya bakal mengawasi distribusi obat-obatan, oksigen dan bantuan sosial (Bansos) agar tepat sasaran di tengah masyarakat.

“Pedagang kecil ini sangat terdampak, sehingga kita bantu dengan membeli seluruh dagangannya untuk dibagikan lagi ke masyarakat yang membutuhkan dan sedang isoman,” kata Febrie di Poltangan, Jakarta Selatan, Minggu (15/8/2021).

Febrie mengemukakan, upaya membantu pedagang kecil ini bekerja sama dengan pemilik Alfamart. Dia mengatakan, kerja sama dengan seluruh pihak harus dilakukan untuk bersama-sama membantu masyarakat.

“Hari ini bersama Pak Haji dari Alfamart kita beli 15.000 bungkus dan diharapkan tidak hanya berjalan saat ini saja, tapi akan berkelanjutan,” ucap mantan Direktur Penyidikan Jampidsus itu.

Dia pun memastikan bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Sosial juga akan dilakukan pengawasan sampai ke tangan masyarakat. Apabila ditemukan adanya penyimpangan, akan dilakukan proses hukum tegas.

“Sesuai tugas dan fungsi, penindakan akan dilakukan apabila ada pelanggaran,” tutur Febrie.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta kejaksaan tinggi oksigen Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top