Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggaran Subsidi Tiket Transjakarta Dipangkas, Beralih ke Hibah TNI-Polri

Anggaran PSO Transjakarta yang semula diusulkan Rp4,24 triliun turun menjadi Rp3,5 triliun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 November 2022  |  11:28 WIB
Anggaran Subsidi Tiket Transjakarta Dipangkas, Beralih ke Hibah TNI-Polri
Anggaran Subsidi Tiket Transjakarta Dipangkas, Beralih ke Hibah TNI-Polri. Bisnis - Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta memasukkan usulan hibah yang dimohonkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jakarta dalam pembahasan Rancangan APBD DKI 2023.

Masuknya proposal hibah baru ini mengurangi jatah subsidi tiket Transjakarta yang semula dianggarkan masuk APBD DKI tahun depan ini.

Total ada tujuh item hibah baru di Dishub DKI senilai Rp409 miliar. Dana itu rencananya dipakai untuk pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan polisi dan TNI.

"Tapi untuk kegiatan ini belum masuk dalam RKPD [Rencana Kerja Pemerintah Daerah]," kata Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo dalam rapat kerja Komisi B DPRD DKI di Grand Cempaka Resort, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 11 November 2022.

Belum masuk RKPD berarti tujuh usulan hibah tersebut tidak masuk dalam RAPBD DKI 2023. DPRD DKI diketahui telah selesai membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI 2023 pada pekan lalu.

KUA-PPAS yang telah disepakati otomatis menjadi RAPBD 2023. Legislatif harus membahas lagi RAPBD 2023 di setiap komisi DPRD, berlanjut ke rapat Badan Anggaran (Banggar), dan rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) DPRD.

Kemarin Komisi B Bidang Perekonomian DPRD membahas RAPBD 2023 bersama Dinas Perhubungan. Syafrin menyampaikan adanya tujuh permohonan hibah baru sebesar Rp409 miliar.

Menurut dia, hanya ada satu belanja hibah yang sudah masuk RKPD, yaitu pengembangan tilang elektronik alias Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) senilai Rp75,47 miliar. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang memohonkan anggaran tersebut.

Dengan demikian, total ada delapan usulan belanja hibah Dishub DKI senilai Rp485,4 miliar.

Dishub DKI harus menurunkan alokasi anggaran subsidi tiket atau public service obligation (PSO) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) agar permohonan hibah Forkopimda bisa diakomodasi. 

Anggaran PSO Transjakarta yang semula diusulkan Rp4,24 triliun turun menjadi Rp3,5 triliun.

"Salah satu alasan PSO diturunkan, karena ada proposal [hibah] ini," terang Syafrin.

Perincian 8 usulan belanja hibah Dishub DKI:

1. Pengembangan ETLE

Penerima hibah: Kapolda Metro Jaya

Anggaran: Rp75,47 miliar

2. Pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan

Penerima hibah: Kodam Jaya

Anggaran: Rp16,73 miliar

3. Pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan

Penerima hibah: Mako Puspomal

Anggaran: Rp7,67 miliar

4. Pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan

Penerima hibah: Koopsudnas

Anggaran: Rp79,99 miliar

5. Pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan

Penerima hibah: Komandan Korem 052/Wijayakrama

Anggaran: Rp1,66 miliar

6. Pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan

Penerima hibah: Kapolda Metro Jaya

Anggaran: Rp130,78 miliar

7. Pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan

Penerima hibah: Wing Komando I Koppasgat

Anggaran: Rp11,98 miliar

8. Pengadaan kendaraan dinas operasional atau lapangan

Penerima hibah: Kodam Jaya, Korem 052

Anggaran: Rp161,09 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transjakarta apbd dki hibah dprd dki tni-polri

Sumber : Tempo

Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top