Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Cuaca Ekstrem Picu Korsleting dan Kebakaran, Warga DKI Waspada

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan mengenai potensi kebakaran akibat konsletiing saat hujan lebat
Busway menerobos genangan air di Grogol, Jakarta, Selasa (21/2)./JIBI-Abdullah Azzam
Busway menerobos genangan air di Grogol, Jakarta, Selasa (21/2)./JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan mengenai potensi kebakaran akibat cuaca ekstrem yang melanda ibukota dalam beberapa waktu belakangan.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat 2.286 kejadian kebakaran sepanjang 2023.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Israyani mengatakan cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kebakaran di DKI Jakarta.

“Kami mengimbau masyarakat ibukota tetap mewaspadai kondisi cuaca ekstrem. Termasuk potensi lainnya yang bisa menimbulkan bencana kebakaran,” kata Israyani dalam keterangan resmi, Kamis (11/1/2024).

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah Jakarta pada pekan ini diprediksi dilanda hujan disertai angin kencang, petir, ataupun kilat.

Wargapun diminta mematikan barang elektronik ketika tidak digunakan, menjauhkan benda yang mudah terbakar, mengecek barang seperti kompor gas ketika hendak keluar rumah, serta memeriksa instalasi listrik secara berkala.

Berbagai langkah antisipatif tersebut, kata Israyani, perlu dilakukan karena dikhawatirkan hujan lebat dan angin kencang berisiko menyebabkan korsleting listrik, terutama di wilayah padat penduduk.

Selain itu, untuk menghindari hal yang tak diinginkan, lebih baik masyarakat tetap di rumah saat cuaca ekstrem.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan menambahkan sebanyak 53,19% dari kejadian kebakaran di Jakarta pada tahun lalu disebabkan korsleting listrik.

“Korsleting listrik menjadi dugaan penyebab yang paling tinggi. 1.216 kejadian kebakaran di Jakarta disebabkan karena itu,” kata Satriadi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper