Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemprov DKI Resmikan Empat Instalasi Pengolahan Air Laut di Kepulauan Seribu

Instalasi Pengolahan Air (IPA) laut tersebut mengalirkan air laut yang telah disaring menjadi air bersih ke rumah warga.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 20 November 2019  |  14:59 WIB
(Kiri-kanan) Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad, Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Budaya Dadang Solihin, Direktur Utama PAM Jaya Prayitno Bambang Hernowo, dan Kepala Dinas Sumber Daya Air Juaini mengecek instalasi pengolahan air laut menjadi air bersih di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Rabu (21/11/2019). - Bisnis/Feni Freycinetia
(Kiri-kanan) Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad, Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Budaya Dadang Solihin, Direktur Utama PAM Jaya Prayitno Bambang Hernowo, dan Kepala Dinas Sumber Daya Air Juaini mengecek instalasi pengolahan air laut menjadi air bersih di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Rabu (21/11/2019). - Bisnis/Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA - Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dan PAM Jaya meresmikan empat instalasi pengolahan air laut menjadi air bersih di Kepulauan Seribu.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini mengatakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) tersebut menggunakan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) serta pipanisasi untuk mengalirkan air laut yang telah disaring menjadi air bersih ke rumah-rumah warga.

"Ada empat IPA SWRO yang sudah siap digunakan, yaitu di Pulau Panggang, Pulau Payung, Pulau Kelapa Dua, dan Pulau Pramuka," ujarnya di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Rabu (21/11/2019).

SWRO Pulau Panggang memiliki kapasitas 3 liter/detik untuk melayani 1.184 sambungan; Pulau Pramuka memiliki kapasitas 1,5 liter/detik untuk melayani 653 sambungan; Pulau Payung memiliki kapasitas 0,25 liter/detik untuk melayani 49 sambungan; sedangkan Pulau Kelapa Dua memiliki kapasitas 0,25 liter untuk melayani 113 sambungan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengoperasikan IPA SWRO di Pulau Untung Jawa dengan apasitas produksi 2,5 liter/detik untuk melayani 288 sambungan. Juaini melanjutkan pembangunan IPA SWRO dilaksanakan oleh Dinas SDA DKI dengan menggunakan dana APBD DKI.

"Fisiknya Dinas SDA yang membangun. Setelah itu, pengoperasian atau pelayanan air bersih ke konsumen dilaksanakan oleh PAM Jaya," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PAM Jaya Prayitno Bambang Hernowo menegaskan siap menerima tugas Pemprov DKI untuk mengalirkan air minum ke rumah-rumah milik warga, khususnya di Kepulauan Seribu.

Menurutnya, pembangunan SWRO di wilayah Kota Administrasi Kepulauan Seribu merupakan jawaban atas kurangnya pasokan air bersih ke wilayah pesisir ibu kota sejak lama.

"Kepulauan Seribu sebenarnya dikepung air, tetapi air laut. Potensinya sangat besar, tetapi selalu kekurangan air. IPA SWRO memaksimalkan air laut sebagai air baku untuk nantinya diolah menjadi air bersih," jelas Hernowo.

Warga-warga yang ada di lima pulau tersebut dapat mendaftarkan diri ke PAM Jaya jika rumahnya ingin dialiri pipa jaringan air bersih. Seluruh IPA SWRO yang beroperasi saat ini sudah dibangun oleh Dinas SDA sejak tahun lalu.

"Pengelolaan air bersih di Kepulauan Seribu dilakukan PAM Jaya berdasarkan Surat Penugasan dari Gubernur DKI No 62/2019," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemprov DKI pam jaya
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top