Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasib Divestasi PT Delta (DLTA) di Tangan Pj Gubernur DKI, Ini Alasannya

Nasib divestasi PT Delta Djakarta (DLTA) kemungkinan menjadi wewenang penjabat Gubernur selanjutnya karena masih terganjal restu DPRD.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  06:57 WIB
Nasib Divestasi PT Delta (DLTA) di Tangan Pj Gubernur DKI, Ini Alasannya
Nasib divestasi PT Delta Djakarta (DLTA) kemungkinan menjadi wewenang penjabat Gubernur selanjutnya karena masih terganjal restu DPRD. Unjuk rasa dukungan atas rencana divestasi saham milik Pemprov DKI di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk. - Bisnis/Aziz Rahardyan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal rencana divestasi PT Delta Djakarta Tbk. (DLTA).

Menurutnya, eksekusi rencana itu menjadi wewenang penjabat (Pj) Gubernur selanjutnya jika masih terjanggal restu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) selama Anies Baswedan menjabat.

"Ya itu kan tadi janji kampanye pak Anies-Sandi. Kalau sudah selesai, ya kewenangannya bukan lagi di Gubernur dan Wagub [Wakil Gubernur] sekarang. Namun, di PJ berikutnya dan itu kita kembalikan," kata Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Riza Patria menambahkan jika Pj Gubernur ingin melanjutkan rencana tersebut maka harus berkomunikasi kembali dengan DPRD.

"Terpenting Pak Anies-Sandi punya program waktu itu, punya kampanye sudah disampaikan, sudah diproses kan sudah disampaikan ke DPRD. Teman DPRD punya pendapat yang lain, kita hormati kita hargai. Tidak ada yang salah. Ke depan nanti seperti apa, ya kita kembalikan ke Pj," paparnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sebelumnya menegaskan tidak akan menyetujui rencana divestasi saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA).

Penegasan itu diungkapkan oleh Prasetyo guna menjawab polemik divestasi saham emiten minuman keras yang menjadi salah satu janji dari Gubernur DKI Anies Baswedan.

"PT Delta selama saya menjabat sebagai DPRD tidak akan saya jual," kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (1/8/2022). 

Prasetyo menegaskan pemasukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta cukup besar dari PT Delta. Bahkan dividen PT Delta kedua lebih besar setelah Bank DKI. 

"Jadi dividen terbesar setelah bank DKI itu PT Delta, nah kalau mau lihat-lihat ke Karawang. Itu sehat, lalu dijual untuk apa?" katanya. 

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD DKI) Jakarta Budi Purnama sebelumnya mengungkapkan bahwa Pemprov DKI Jakarta belum menarik laporan kajian aset PT Delta.

"Sampai dengan saat ini proses usulan divestasi saham masih berjalan. Pihak BPBUMD dan eksekutif sudah melayangkan surat persetujuan ke DPRD disertai dengan laporan hasil kajian," kata Budi saat dihubungi Bisnis, Jumat (29/7/2022).

Namun, lanjut Budi, sampai dengan saat ini Pemprov DKI belum mendapatkan persetujuan dari DPRD DKI Jakarta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

divestasi Delta Jakarta wagub dki Anies Baswedan dprd dki
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top