Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tjipinang FS : Sinergi Bank DKI Langsung Dirasakan Warga

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Tjipinang FS) Arief Prasetyo Adi mengungkap besarnya manfaat dari sinergi bersama Bank DKI.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  22:37 WIB
 PT Food Station Tjipinang - Istimewa
PT Food Station Tjipinang - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Tjipinang FS) Arief Prasetyo Adi mengatakan sinergi BUMD dengan Bank DKI memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Utamanya, kerja sama bidang pendanaan dengan bank pelat merah selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang telah berlangsung sejak 2015 ini.

"Pendanaan bergulir Bank DKI yang kami terima memiliki plafon mulai dari Rp100 miliar, Rp150 miliar hingga mencapai Rp300 miliar per tahun," ujar Arief dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (24/2/2020).

Arief menjelaskan pendanaan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan teknologi dalam memperpanjang usia kelayakan pangan bagi konsumen.

Teknologi tersebut diklaim efektif memperpanjang masa simpan pangan tanpa mengurangi kandungan gizi maupun proteinnya.

"Ada barang yang umurnya memang pendek seperti ikan segar, sayur, cabai tapi kita punya teknologi memperpanjang save life, bisa diatur nitrogen, oksigen dan kelembapannya," tutur Arief.

Terlebih, mesin pendingin untuk komoditas ikan kembung dan bawang putih ini pun bermanfaat untuk menjaga harga pangan murah di Ibu Kota.

Arief mengatakan harga pangan yang difasilitasi Food Station bisa mencapai 15 persen lebih murah dari harga pasaran yang berlaku melalui penerapan teknologi yang dibiayai Bank DKI.

"Selain fasilitas pinjaman kredit untuk trading dan komoditi, Bank DKI juga memberikan fasilitas kredit kepada supplier atau Supply Chain Financing. Melalui fasilitas kredit tersebut, tagihan vendor atau supplier mitra kami ditalangin lebih dulu oleh Bank DKI. Saya kira ini manfaat yang dihadirkan oleh Bank DKI saat bekerjasama dengan BUMD lain sangat luar biasa,” jelas Arief.

Arief menjelaskan Foodstation pun memiliki kerjasama dengan Bank DKI terkait dengan penerbitan Kartu Pedagang pasar induk beras cipinang (PIBC).

Kartu yang diterbitkan 20 November 2019 tersebut bukan hanya kartu biasa sebatas identitas pedagang, tetapi juga bisa digunakan untuk banyak fungsi.

"Misalnya untuk pembayaran retribusi pasar, alat pembayaran masuk ke Monas, Ragunan, naik LRT, MRT serta MRT dan angkutan umum yang sudah terintegrasi dengan Jaklingko," jelasnya.

Pedagang yang ada di PIBC juga bisa memanfaatkan secara makismal kehadiran Kantor Layanan Bank DKI yang ada di sini. Karena kehadiran Bank DKI di PIBC sejauh ini memberikan manfaat optimal kepada stakeholder yang ada di PIBC.

“Kalau pedagang kesulitan keuangan uang untuk membayar sewa kios, Bank DKI bisa menghadirkan dana talangan. Dana talangan serupa juga bisa diberikan saat pedagang melakukan aktivitas penjualan dan pembelian. Kedua layanan tersebut diberikan dengan rate khusus untuk pedagang yang ada di PIBC. Karena itu jangan ada keraguan untuk memanfaatkan semua layanan yang ada di Bank DKI,” ungkap Arief.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumd dki Food Station Tjipinang
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top