Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Corona Tinggi selama PSBB Transisi, Begini Penjelasan Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar masa transisi (PSBBT) penambahan kasus tampak tinggi akibat active case finding.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  17:25 WIB
Loading the player ...
Konferensi Pers Gubernur tentang Perkembangan PSBB Transisi, 1 Juli 2020

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar masa transisi (PSBBT) penambahan kasus virus corona penyebab Covid-19 tampak tinggi akibat active case finding.

Hal ini diungkapnya dalam konferensi pers perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar masa transisi (PSBBT) fase I selama 14 hari ke depan, Rabu (1/7/2020).

"Kita bukan bertujuan menurunkan garis pada grafik laporan. Kita berkeinginan mengendalikan wabah. Kalau mau menurunkan garis [statistik] tinggal menurunkan testing, nanti garisnya turun itu, pasti. Tapi wabahnya tidak turun," ujarnya.

Oleh sebab itulah, ujar Anies, active case finding digelar, karena lebih baik meningkatkan aktivitas tes untuk 'menjemput bola' di tempat-tempat rawan, bukan hanya dari pasien yang datang ke RS karena ada keluhan.

"Tingkatkan aktivitas testing, jangkau yang tidak memiliki gejala. Daripada kita biarkan dengan mengurangi testing. Tes, lacak, isolasi, itu yang kita kerjakan, active case finding. Kami mau warga Jakarta punya keyakinan pemerintah melakukan semua langkah untuk keselamatan warganya," ungkap Anies.

Adapun active case finding merupakan upaya penyediaan 2.230 kuota pemeriksaan tes PCR per hari oleh Puskesmas Kecamatan sesuai Surat Edaran Kepala Dinas Kesehatan No. 94/SE/2020 tanggal 4 Juni 2020.

Jajaran diminta mengambil sampel di tempat potensial Covid-19 di luar contact tracing dan follow up pengobatan. Misalnya pasar, tempat-tempat umum, dan RW wilayah pengendalian ketat (WPK) atau RW Rawan.

Kuota per wilayah dibagi untuk Jakarta Pusat sebanyak 330 sampel, Jakarta Utara 340 sampel, Jakarta Barat 470 sampel, Jakarta Selatan 540 sampel, dan Jakarta Timur 550 sampel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top