Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Elektabilitas Cukup Jauh Tinggalkan Risma, Ini Komentar Anies Baswedan

Risma potensial, tapi melawan dan menantang petahana bukan perkara gampang. Elektabilitas Anies jika dihadapkan dengan Risma pada Pilgub saat ini berada di angka 45 persen, sementara elektabilitas Risma sebesar 36 persen.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  11:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - JIBI/Nyoman Ary Wahyudi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - JIBI/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan menanggapi hasil survei lembaga Media Survei Nasional atau Median terkait elektabilitas pemilihan gubernur atau Pilgub saat ini.

Dari hasil survei itu elektabilitas Anies tercatat sebesar 45 persen atau melampaui raihan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma yang berada di posisi 36 persen. Belakangan, nama Risma memang digadang-gadang untuk maju dalam Pilgub DKI mendatang.

“Ah sudah,” elak Anies singkat.

Ia lantas mengakhiri pertanyaan wartawan di sela-sela kunjungannya menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi Covid-19 terhadap pedagang dan pekerja di Pasar Tanah Abang, Rabu (17/2/2021).

Hasil survei itu disampaikan Direktur Riset Median Ade Irfan Abdurahman dalam rilis virtual bertajuk Persaingan Ketat Kursi Gubernur DKI Jakarta, Senin (15/2/2021).

“Elektabilitas Anies jika dihadapkan dengan Risma pada Pilgub saat ini berada di angka 45 persen, sementara elektabilitas Risma sebesar 36 persen,” kata Ade.

Dengan demikian, terdapat selisih yang cukup lebar yakni sembilan persen. Di sisi lain, sebanyak 19 persen responden tidak memberi keputusan terkait preferensi mereka.

Survei itu menghimpun 400 responden dengan catatan margin of error kurang lebih 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel dipilih secara random dengan teknik Multistage Random Sampling dan proporsional atas populasi dan gender. Survei dilakukan dalam rentang waktu 31 Januari hingga 3 Februar 2021.

“Di sisi lain, elektabilitas Risma naik cukup tajam dari survei Juli 2020 yang sebesar 4,2 persen ke survei saat ini,” tuturnya.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengatakan Risma memang potensial bertarung dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta berikutnya.

Namun, dia mengingatkan, tak mudah untuk melawan Anies Baswedan selaku petahana.

"Kalau membaca secara umum, Risma potensial, tapi melawan dan menantang petahana itu bukan perkara gampang," kata Adi saat dihubungi Bisnis, Minggu, 10 Januari 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Anies Baswedan tri rismaharini pilgub dki jakarta
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top