Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RT Lockdown! 20 Warga Semper Barat Cilincing Positif Covid-19

Kasus itu teridentifikasi setelah dilakukan tes PCR pada 119 spesimen di kawasan tersebut.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 04 Juni 2021  |  08:42 WIB
Petugas medis melakukan tes usap antigen kepada warga di RT04/RW02 Srengseng Sawah, Jagakarsa yang menerapkan PPKM skala mikro setelah 14 warganya positif Covid-19, Selasa (25/5/2021)./Antara - HO/Polres Metro Jakarta Selatan
Petugas medis melakukan tes usap antigen kepada warga di RT04/RW02 Srengseng Sawah, Jagakarsa yang menerapkan PPKM skala mikro setelah 14 warganya positif Covid-19, Selasa (25/5/2021)./Antara - HO/Polres Metro Jakarta Selatan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 20 warga yang bermukim di Kelurahan Semper Barat, Clincing, Jakarta Utara, terinfeksi Covid-19.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kasus itu teridentifikasi setelah dilakukan tes PCR pada 119 spesimen di kawasan tersebut.

“Ada 20 kasus positif dari 199 tes PCR di Semper Barat. Positivity ratenya 17 persen. Jadi, memang di beberapa titik yang kami rasakan ada peningkatan penularan dilakukan peningkatan tes PCR,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Dengan demikian, pihaknya telah melakukan penutupan atau lockdown wilayah di kawasan rukun tetangga atau RT terkait. Hanya saja, dia enggan memperinci RT yang mengalami penutupan wilayah tersebut.

Di sisi lain, dia mengatakan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta tengah menelusuri penyebab penambahan kasus positif Covid-19 yang signifikan di kawasan tersebut.

“Kita akan cari tahu apakah penyebabnya mudik, penyebabnya silaturahmi lebaran, tahlilan atau kegiatan lain nanti kita akan sampaikan setelah sesuatunya pasti,” kata dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dalam dua minggu terakhir terjadi peningkatan kasus aktif Covid-19. Hal itu disebabkan kembalinya masyarakat berkegiatan usai libur Idulfitri 1442 Hijriah.

Data per 31 Mei 2021 kasus aktif di Jakarta sebesar 10.658, bertambah 3.365 dari dua minggu sebelumnya.

“Lonjakan kasus tahun ini sedikit lebih baik daripada tahun kemarin yang mencapai 30 ribuan kasus. Angka ini juga didapatkan dari hasil kerja keras para petugas tracing kita untuk melakukan deteksi dini, terutama mereka yang selesai dari bepergian pada libur lebaran yang lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti, Selasa (1/6/2021).

Dia menambahkan Pemprov DKI telah belajar dan lebih siap, terutama untuk melakukan treatment. "Seperti penyediaan tempat tidur isolasi mandiri yang langsung disiapkan untuk mereka yang terpapar Covid-19,” tambahnya.

Widyastuti memaparkan, hingga 31 Mei pihaknya telah menyiapkan tempat tidur isolasi sebanyak 6.621 dan terisi 2.176 atau 33 persen. Untuk ICU disediakan 1.014 tempat tidur dan telah terpakai 362 atau 36 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wagub dki Covid-19 Lockdown
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top