Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terobos Jalur Sepeda di Jalan Matraman Raya, 15 Pesepeda Motor Ditilang

Petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, dan Dishub disebar secara acak untuk menilang para pelanggar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 November 2019  |  18:58 WIB
Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan Dishub Jakarta Timur menilang oknum pengendara motor saat melintas di jalur sepeda Jalan Matraman Raya, Rabu (20/11/2019)./Antara - HO/Dishub Jaktim
Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan Dishub Jakarta Timur menilang oknum pengendara motor saat melintas di jalur sepeda Jalan Matraman Raya, Rabu (20/11/2019)./Antara - HO/Dishub Jaktim

Bisnis.com, JAKARTA — Sedikitnya 15 pengendara sepeda motor ditilang oleh aparat gabungan karena melintas di jalur sepeda di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Rabu (20/11/2019).

"Alasan seluruh pelanggar masih menganggap jalur sepeda itu lumrah untuk dilewati," kata Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Slamet Dahlan.

Menurut Slamet, petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, dan Dishub disebar secara acak untuk menilang para pelanggar.

Adapun, sanksi yang diberikan berdasarkan Pasal 284 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

Pengendara sepeda motor yang mengabaikan keselamatan pesepeda diancam denda kurungan berupa hukuman maksimal 2 bulan penjara, kemudian denda maksimal Rp500.000.

Seluruh pelanggar dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP) oleh polisi di lapangan.

Menurut Slamet, kegiatan ini digelar sejak pagi hingga siang di Jalan Matraman, Jalan Pemuda, dan Jalan Pramuka.

Menurut Slamet, oknum pengendara motor kerap memanfaatkan jalur sepeda untuk melawan arah menghindari kemacetan. "Kan jalur sepeda biasanya untuk lawan arus," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta jalur sepeda

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top