Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Covid-19 DKI Jakarta Naik Lagi, DPRD Bakal Panggil Dinkes

DPRD mendorong Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk beralih pada skema pencegahan ketimbang pengobatan Covid-19.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  16:54 WIB
Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis - Himawan L Nugraha
Warga memadati kawasan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Minggu (17/5/2020). Meski pertokoan di Pasar Tanah Abang tutup karena PSBB, menjelang hari lebaran kawasan tersebut dipadati pedagang kaki lima yang berada di gang-gang dekat pasar. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi E DPRD DKI Jakarta bakal memanggil Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk menagih penjelasan ihwal naiknya kurva epidemiologi Covid-19 pada akhir perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Johny Simanjuntak membeberkan rencana pemanggilan itu bakal digelar pekan depan.

“Saya sudah menyampaikan kepada kawan-kawan di komisi E. Kami sudah berbicara dalam waktu dekat akan memanggil Dinas Kesehatan, kenapa bisa seperti itu [kenaikan kasus],” kata Johny melalui sambungan telepon, Jakarta, pada Kamis (16/7/2020).

Johny menturkan pihakya mendorong Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk beralih pada skema pencegahan ketimbang pengobatan Covid-19. Dengan demikian, dia menegaskan Dinas Kesehatan mesti bekerja sama dengan pihak kota, kelurahan, bahakan hingga tingkat RW. “Bahu membahu melakukan pencegahan,” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengingatkan jangan sampai Pemprov DKI Jakarta menarik 'rem darurat' untuk kembali memperketat PSBB. Hal ini diingatkan Anies lantaran pertumbuhan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta yang kembali meroket.

Pada Minggu (12/7/2020) DKI Jakarta mencatatkan pertumbuhan kasus terbanyak sepanjang pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia. 

"Saya ingatkan jangan sampai situasi ini jalan terus sehingga kita harus menarik rem darurat atau emergency brake, bila itu terjadi maka kita semua harus kembali ke dalam rumah, kegiatan perekonomian terhenti kegiatan keagaaman terhenti, kegiatan sosial terhenti, kita semua yang akan merasakan kerepotannya bila situasi ini berjalan terus," kata Anies, Minggu (12/7/2020).

Tercatat  404 kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta pada hari itu. Alhasil, total kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 14.361 orang.

Anies tidak menampik bahwa peningkatan kasus di DKI Jakarta terjadi karena masifnya tingkat pengetesan sampel. Namun, kata dia, positvity rate (rasio sampel positif dari total angka pengetesan) pada Minggu (12/7/2020) naik 2 kali lipat dibandingkan beberapa waktu sebelumnya atau sebesar 10,5 persen dari total sampel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta dprd dki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top